Ternyata, Cara Kita Menyisir Rambut Selama Ini Salah

Jul 05, 2018 by carmelw

Menyisir rambut memang merupakan salah satu kebiasaan yang tidak pernah terlewat dilakukan oleh siapapun agar penampilan rambut tampak rapi dan tidak kusut. Sayangnya, banyak yang tidak menyadari bahwa selama ini mereka menyisir dengan cara salah yang justru dapat mengganggu kesehatan rambut. Seperti apa itu? Yuk simak penjelasan berikut ini.

menyisir rambut
Sumber: shutterstock.com

Menyisir rambut dari akar menuju ujung rambut

Banyak orang yang tidak menyadari bahwa menyisir rambut dari akar hingga ke ujung rambut dapat berisiko membuat rambut patah, bahkan rontok. Selain itu menyisir dengan cara seperti ini akan menyebabkan rambut mengalami stres saat tertarik dari akarnya. Karena itu mulailah menyisir rambut beberapa centimeter dari akar rambut menuju ke ujungnya.

Menyisir saat rambut dalam kondisi basah

Menurut pakar kesehatan rambut Tonya McKay, rambut yang basah lebih rentan mengalami kerontokan. Sebab, rambut yang masih basah saat disisir akan mengalami peningkatan penarikan hingga 50%, sementara itu rambut yang sudah kering saat disisir hanya mengalami penarikan sebesar 20%. Karena itu sangatlah tidak disarankan untuk menyisir rambut setelah selesai keramas karena dapat membuat rambut menjadi rusak akibat gesekan yang terjadi dengan sisir.

Menyisir rambut dengan paddle brush atau sisir sikat

Meski sama-sama digunakan untuk menata rambut, sebenarnya sisir memiliki jenis yang berbeda-beda, yang sebaiknya digunakan sesuai dengan fungsinya. Banyak orang memilih menggunakan paddle brush atau sisir sikat untuk menyisir rambutnya yang kusut. Padahal, sisir jenis tersebut bukan dirancang untuk merapikan rambut yang kusut, melainkan didesain untuk keperluan blow rambut dengan menggunakan hairdryer. Sebaiknya ketahui dengan benar jenis dan fungsi masing-masing sisir untuk menjaga rambut agar tetap sehat dan tidak mudah rusak. Pilih sisir dengan gigi yang lebar dan bulu yang lembut untuk mengurai rambut kusut tanpa harus menarik setiap helainya.

Baca Juga: Jangan Asal Dirapikan, Ini Cara Memilih Sisir Yang Tepat Sesuai Jenis Rambut

Memakai sisir yang kotor

Memakai sisir yang kotor sama saja seperti memindahkan kotoran seperti bekas produk hair styling, minyak kepala, debu, sel kulit mati, dan kotoran lainnya yang menempel pada sisir ke kulit kepala dan rambut yang bersih. Selain menimbulkan kesan jorok, kotoran yang ada pada sisir akan menumpuk dan menyumbat pori-pori kulit kepala dan tentu saja dapat menyebabkan kerusakan rambut di kemudian hari. Sebaiknya bersihkan sisir, terutama yang biasa digunakan minimal seminggu sekali, dan jangan lupa mengecek sudah berapa lama sisir yang dipakai tidak dicuci.

Memakai sisir berbahan plastik

Seringkali orang meremehkan kualitas dan bahan pada sisir yang digunakan. Sisir yang dibeli dengan harga sangat murah tidak memiliki kualitas bahan yang bagus dan umumnya terbuat dari plastik murni yang akan menghasilkan listrik statis penyebab kerusakan pada rambut. Meski kondisi ini tidak terlihat dalam pandangan mata, tetapi tetap saja dapat mengurangi kehalusan rambut. Jadi, pilihlah sisir sesuai dengan tipe dan jenis rambut dan pastikan bahannya tidak akan membuat rambut menjadi kasar dan mudah patah.

Terlalu sering menyisir rambut

Menjaga penampilan agar selalu tampak rapi memang baik. Namun, sadarilah bahwa menyisir rambut terlalu sering justru dapat membuat rambut cepat rusak. Sebab, gesekan antara sisir dan rambut dapat menyebabkan terjadinya kerusakan kutikula dan membuat rambut terlihat kasar dan keriting. Selain itu menyisir rambut juga berisiko membuat rambut mengalami penipisan bahkan juga rontok karena menambah lebih banyak tekanan pada folikel rambut yang rapuh.

Baca Juga: 10 Hacks Untuk Rambut Keriting Yang Bakal Mengubah Hidupmu

Keenam kesalahan yang dijelaskan di atas secara tidak sadar memang seringkali dilakukan saat menyisir rambut. Sebaiknya segera hentikan kebiasaan buruk tersebut sebelum rambut mengalami kerusakan yang lebih parah lagi.

Related Articles