Standart Pertemanan yang Ideal Saat Memasuki Usia 25

Feb 23, 2017 by Silvia Ayu

Saat memasuki usia 25, banyak hal yang berubah tanpa diduga sebelumnya. Mulai dari kebutuhan yang semakin banyak, sampai urusan percintaan yang kian rumit saja. Atau, lingkaran pertemanan yang juga ikut mengalami evolusi karena ‘seleksi alam’ dan kebutuhan tiap orang yang berbeda-beda.

Berbeda saat masa remaja, kebutuhan akan teman tidak serumit saat mulai dewasa. Bukan cuma mereka yang asyik diajak hangout saja, tapi juga yang mau diajak berbagi, dalam suka maupun duka. Ya, sesimpel berbagi info lowongan pekerjaan, KPR murah atau bahkan jodoh potensial untuk kebahagiaan di masa depan.

Lalu, bagaimana sih kriteria yang pas dalam mencari teman di usia-usia emas seperti usia 25? Ini dia!

Kriteria Yang Pas Dalam Mencari Teman Di Usia 25

Lebih dari sekadar teman nongkrong, mereka harus bisa jadi partner yang baik juga

perlu partner yang baik di usia 25 pic
Sumber: pexels.com

Jika saat zaman sekolah kamu sangat getol mencari teman yang asyik diajak traveling atau sekadar jalan, kini berbeda lagi urusannya. Justru mereka yang selalu mengingatkanmu untuk hidup sederhana, hemat dan nggak gampang buang-buang uang lah yang kamu butuhkan. Tujuannya cuma satu, yakni controlling diri dari lingkungan eksternalmu.

Bukannya berniat mau mencampuri atau over protective, teman-teman dengan kriteria seperti ini bisa kamu jadikan partner ke depannya, lho. Entah itu partner usaha, berdiskusi atau sekadar ngobrol ringan tentang riuhnya kehidupan.

Teman yang dewasa itu jujur dan bertanggung jawab!

Perlu Teman Yang Dewasa Photo
Sumber: pexels.com

Ciri-ciri teman yang jujur dan bertanggung jawab:

  • Anti berbicara di belakang, lalu menjelek-jelekkan
  • Mau mengkritik secara gamblang, asal tujuannya baik
  • Berani menyalahkan, karena semua demi kebaikan
  • Tidak mudah mengumbar janji, namun semua omongannya pasti ditepati
  • Mau mengakui kesalahan, separah apapun itu
  • Apa adanya, terbuka dan berpikiran positif di setiap waktunya

Senantiasa mendukung dan menyemangatimu, bagaimanapun sulitnya keadaan

sifatnya mendukung dan menyemangati img
Sumber: pexels.com

Dalam setiap permasalahan, dialah orang pertama yang kamu butuhkan pundaknya saat keluarga atau pacarmu sedang dilanda kesibukan. Dia juga yang setia menunda maraton Drama Korea demi mendengarkan keluh kesahmu, meski kadang belum ada solusi jitu. Kamu pun selalu nyaman ketika bercerita kepadanya, seberat apapun masalahnya. Wajahnya yang teduh dan menenagkan juga membuatmu ingin terus bercerita sambil menghabiskan satu kotak tisu bersama. Ah, lucunya.

Intinya, dia adalah pendegar terbaik sepanjang masa!

Saat kamu diet mati-matian, teman yang dewasa justru akan mengajakmu pergi lalu makan-makan. Fix, ini nih teman idaman!

mendukung usahamu img
Sumber: pexels.com

Baginya, menjalani penurunan berat badan secara ekstrim tidak ada gunanya sama sekali. Apalagi jika temannya sendiri yang melakukan, pasti dia akan melarangnya mati-matian. Alasannya sepele, yakni jangan sampai teman kesayangannya ini kurus kering, sakit lalu berubah menjadi orang lain yang nggak dikenal sebelumnya.

Dia juga pasti akan senantiasa menggagalkan diet ekstrimmu ini dengan cara-cara lucu seperti, mengajak makan di tempat favoritmu, membelikan es krim secara tiba-tiba atau menyodorkanmu sekotak cokelat kesukaan yang nggak mungkin bisa ditolak.

Bukannya tidak peduli, mereka yang dewasa justru semakin jarang bertukar kabar

Sumber: pexels.com

Tidak seintens dulu, kalian yang sudah dewasa dan memasuki usia 25 akan merasakan bahwa bertukar kabar bukanlah segalanya. Namun, berbeda saat ada kesempatan untum bertemu, obrolan yang terjadi akan semakin banyak dan membangun. Kenapa? Karena, orang-orang dewasa sesungguhnya sangat menghargai pertemuan, yang bahkan sangat jarang dilakukan.

Mereka pun takkan lupa menanyakan bagaimana perkembangan karir, percintaan sampai keadaan keluargamu di rumah. Bagi mereka, mengetahui semuanya baik-baik saja itu sudah lebih dari cukup. Sebaliknya, mereka pun nggak akan sungkan untuk berbagi obrolan yang telah sekian lama diabsenkan.

Sudahkah kamu memiliki teman yang seperti ini?

Related Articles