Jangan Sepelekan Rosacea, Dari Ruam Kulit Bisa Berujung Kebutaan

Jan 20, 2018 by carmelw

Rosacea merupakan suatu kondisi masalah kulit yang sebenarnya sangat sering dijumpai, terutama pada mereka yang berusia di atas 30 tahun. Namun, pada umumnya para penderita tidak menyadari bahwa mereka sedang mengalami rosacea.

Banyak di antaranya menyangka kulit kemerahan yang muncul di wajah, hanya sebagai tanda peradangan akibat sensitivitas terhadap sinar matahari. Padahal, rosacea bukanlah kondisi yang bisa disepelekan, dan seharusnya perlu mendapat perhatian khusus karena termasuk salah satu gangguan kulit yang tidak bisa disembuhkan.

Apa Itu Rosacea?

 

Gejala rosacea

Pada beberapa kasus yang terjadi, timbulnya rosacea ditandai dengan adanya gejala berikut ini:

  • Munculnya warna kemerahan seperti terbakar pada wajah yang ditandai dengan kulit menjadi kering dan sensisitif.
  • Munculnya benjolan kecil atau jerawat pada wajah yang kadang bernanah.
  • Menebalnya kulit wajah dengan tekstur yang kasar dan bergelombang,
  • Area mata menjadi merah, kering, dan sensitif.
  • Pembuluh darah muncul dan terlihat samar-samar di wajah akibat terjadinya pembesaran pembuluh darah.

Penyebab rosacea belum diketahui secara pasti

Meski rosacea telah menyerang banyak orang, tetapi sesungguhnya belum diketahui apa penyebab pastinya. Namun, berbagai faktor pemicu diduga turut bertanggungjawab terhadap timbulnya kondisi ini. Misalnya, minuman beralkohol yang dapat memperparah keadaan kulit, paparan sinar matahari, angin, suhu, cuaca yang terlalu panas, perubahan suhu, pengaruh makanan yang terlalu pedas, dan juga emosi yang berlebihan seperti stres dan kemarahan.  

Dalam kasus rosacea berat yang dibiarkan tanpa pengobatan akan menyebabkan efek permanen seperti penebalan kulit di area wajah atau parahnya dapat menyebabkan kehilangan penglihatan. Karenanya, agar kondisi tidak bertambah parah, setiap penderita perlu mengetahui serta mewaspadai hal-hal apa saja yang dapat memicu munculnya rosacea dengan cara mengontrol gejala serta menekan pemicu agar tidak semakin memperburuk kondisinya.

Rosacea tidak dapat disembuhkan, tetapi dapat menekan dan mengendalikan gejalanya

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, rosacea ini tidak bisa disembuhkan dan belum ditemukan obatnya secara pasti. Namun, dengan adanya pengobatan serta konsultasi dengan dokter kulit akan dapat mengendalikan kondisi dan gejala agar kondisi kulit tidak semakin memburuk.

Pada gejala yang ringan, dokter akan meresepkan obat-obatan. Misalnya: salep kulit untuk mengatasi kemerahan dan munculnya jerawat, obat tetes mata untuk mengobati mata kering, merah, dan iritasi. Biasanya dokter juga menganjurkan menggunakan tabir surya dan pelembab untuk mengatasi kulit kering dan sensitif.

Namun, jika gejalanya tidak berkurang, kemungkinan dokter akan menyarankan untuk mengkonsumsi antibiotik dosis ringan. Antibiotik ini dapat menekan gejala penyakit agar tidak memburuk atau tindakan lain yang disesuaikan dengan tingkat keparahan kondisinya.

Cara Mencega

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi dan mencegah agar rosacea tidak bertambah parah, yaitu:

  • Buatlah catatan harian tentang apa saja makanan yang dikonsumsi setiap harinya, dan bawalah  catatan tersebut saat berkonsultasi pada dokter.
  • Lindungi wajah dari paparan sinar matahari secara langsung, terutama antara jam 10 pagi dan 4 sore. Gunakan topi atau pelindung wajah saat berada di luar ruangan.
  • Gunakan tabir surya setidaknya SPF 30 atau lebih tinggi serta kombinasikan pelembab jika kulit terasa kering.
  • Usahakan untuk tidak menggosok dan menggaruk kulit yang bermasalah.
  • Gunakan air mata buatan jika mata terasa kering dan usahakan untuk tidak mengucek mata bagaimanapun kondisinya.

Selain mengganggu, penyakit ini membuat penderitanya menjadi tidak percaya diri karena ruam kemerahan yang tampak. Selain itu, menimbulkan ketidaknyamanan. Segera konsultasikan pada dokter jika muncul gejala di atas agar dapat dilakukan penanganan terbaik dan sedini mungkin agar kondisi kulit tidak bertambah parah.

Baca Juga: Milia, Masalah Kulit Atau Jerawat? Yuk Cari Tahu Apa Itu!

Related Articles