Enak Sih, Tapi Awas, Kecanduan Karbohidrat Jangan Disepelekan

Feb 20, 2018 by carmelw

Seperti yang kita tahu, masyarakat Indonesia sangat terbiasa untuk mengkonsumsi karbohidrat, terutama nasi sebagai makanan pokok sehari-hari. Tanpa disadari, pola makan karbohidrat yang berlebih tersebut dapat mendorong untuk terjadinya kebiasaan makan yang tidak sehat yang disebut dengan kecanduan karbohidrat.

Seperti kecanduan yang lain, kecanduan karbohidrat juga tidak dapat dianggap sepele lho, Girls. Sebab, kondisi ini akan menyebabkan seseorang tidak bisa menahan dirinya untuk terus mengkonsumsi karbohidrat. Terutama produk olahan dalam berbagai bentuk misalnya permen, kue, kue-kue, es krim, biskuit, roti, pasta, sereal dan oatmeal dengan perasa tambahan, berbagai makanan manis, termasuk minuman manis yang disajikan di kedai-kedai kopi.

Sayangnya, banyak yang nggak menyadari bahwa orang yang kecanduan karbohidrat akan sangat rentan mengalami obesitas bahkan dapat meningkatkan risiko terkena berbagai penyakit kronis seperti diabetes.

Selain itu, mengkonsumsi karbohidrat terutama dalam bentuk olahan dapat memicu produksi serotonin, yaitu hormon yang dapat memberikan perasan tenang dan menyenangkan pada seseorang. Hormon ini diketahui juga meningkatkan produksi dopamin yang akan segera memberikan efek kecanduan yang sama pada mereka yang mengkonsumsi narkoba. Ngeri juga ya, Girls ?

nasi putih img
Sumber: shutterstock.com

Seperti apa tandanya kecanduan karbohidrat?

Nggak mau kebiasaan buruk itu menjadi malapetaka dalam hidup kita, kenali 7 tanda-tanda kecanduan karbohidrat berikut ini, yuk.

Tidak bisa menahan diri saat melihat produk karbohidrat olahan

Seseorang yang mengalami kecanduan karbohidrat, pada umumnya tidak dapat mengendalikan selera untuk menyantap berbagai produk karbohidrat olahan seperti mie, nasi, roti, kue, dan yang lainnya meski dalam kondisi tidak lapar.

Sangat tergantung secara emosional pada karbohidrat

Pecandu karbohidrat tidak mampu membayangkan jika hidup tanpa adanya produk olahan karbohidrat, bahkan secara emosional sangat resah saat tidak mengkonsumsinya sehari saja.

Sulit untuk berhenti makan makanan yang mengandung karbohidrat

Meski sudah kenyang, tetapi saat sudah mulai makan makanan yang mengandung karbohidrat tinggi, mereka akan merasa kesulitan untuk menghentikan selera makan hingga makanan tersebut habis.

Menunda untuk berhenti mengkonsumsi karbohidrat

Pecandu karbohidrat sebenarnya tahu bahwa mengkonsumsi karbohidrat secara berlebihan itu kurang baik. Namun, setiap kali ingin mengurangi atau menghentikan kebiasaan itu selalu saja menundanya dan berpikir masih ada hari esok untuk memulainya. Sehingga hal ini terus  saja terjadi sehingga tidak akan pernah terlaksana.

Kurang bisa berkonsentrasi jika tidak mengkonsumsi karbohidrat

Biasanya, mereka akan merasa selalu kelaparan bahkan kurang biasa berkonsentrasi jika belum mengkonsumsi makanan yang tinggi karbohidrat. Bahkan, seseorang yang mengalami kecanduan karbohidrat akan merasa stres jika keinginan makannya tidak terpenuhi.

Porsi makan semakin meningkat

Alih-alih menahan diri mengkonsumsi makanan bertepung, yang terjadi malah porsi makan semakin meningkat dari waktu ke waktu. Jika biasanya sudah puas dengan satu potong roti, sekarang porsinya dapat meningkat menjadi dua hingga tiga potong, misalnya.

Suasana hati menjadi buruk jika tidak mengkonsumsi karbohidrat

Bukan hanya dapat menyebabkan kehilangan konsentrasi, seseorang yang kecanduan karbohidrat akan mengalami suasana hati kurang nyaman, lebih sensitif, mudah marah dan gampang murung,  serta emosi yang kurang stabil saat mencoba mengurangi atau menghentikan asupan karbohidrat.

Baca Juga: Karbohidrat Kompleks VS Karbohidrat Sederhana, Apa Beda Dan Dampaknya Untuk Tubuh?

bahaya kecanduan karbohidrat pic
Sumber: shutterstock.com

Cara mengatasi kecanduan karbohidrat

Meski tidak mudah, tetapi kecanduan karbohidrat dapat diatasi dengan melakukan beberapa hal berikut ini:

Makan lebih sering dalam porsi kecil, tetapi sebisa mungkin hindari produk gula

Perbanyak minum air putih untuk membantu membantu tubuh merasa kenyang serta agar terhidrasi dengan baik. Sebab, orang yang mengalami dehidrasi mengalami tanda yang sama dengan orang yang lapar padahal sebenarnya asupan makanan sudah tercukupi dengan baik.

Konsumsi makanan sehat sebagai pengganti karbohidrat. Jika biasanya sarapan dengan menggunakan kopi dan roti, saat ini kamu bisa menggantinya dengan sarapan buah atau minum jus tanpa gula yang dapat membuatmu kenyang lebih lama.

Jangan tergoda untuk menyimpan aneka camilan berkarbohidrat tinggi

Orang -orang yang mengalami kecanduan karbohidrat biasanya selalu tergoda untuk menyimpan aneka makanan ringan yang manis dan bertepung agar tidak mudah merasa lapar.

Merasa mengalami tanda-tanda di atas? Kalau iya, segera ubah kebiasaanmu, Girls jika tidak ingin kecanduan lebih jauh demi kesehatan tubuhmu di masa depan.

Baca Juga: Walau Gak Makan Nasi, 7 Makanan Rendah Karbohidrat Ini Tetap Mengenyangkan

Related Articles