Duduk Seharian? Ini Bahaya yang Wajib Kamu Ketahui

Nov 16, 2017 by Karina Mustika

Coba hitung berapa lama kamu melakukan aktifitas dengan duduk setiap harinya. Belajar, bekerja, nongkrong, nonton TV, dan banyak lainnya. Pasti banyak sekali total jam yang kamu lewatkan dengan posisi duduk. Yang mengkhawatirkan adalah banyak orang merasa tidak ada yang salah dengan itu.

Berolahraga memang penting dan memiliki mafaat yang sangat baik bagi tubuhmu. Tapi ternyata nih girls, bahkan dengan berolahraga teratur tetap tidak dapat mengurangi bahaya dari terlalu lama duduk. Berdasarkan data dari WHO, tubuh yang kurang banyak gerak merupakan faktor keempat yang menyebabkan kematian pada orang dewasa di seluruh dunia.

Dampak dari duduk terlalu lama

duduk
Image: freepik.com

#1. Resiko penyakit jantung dan diabetes

Semakin lama kamu duduk, maka semakin sedikit kalori yang dibakar oleh tubuh. Otot juga tidak bergerak, dan menyebabkan jantung tidak banyak memompa darah dengan kuat dan lebih cepat. Karena itu asam lemak akan terbentuk dan jantung akan lebih mudah tersumbat. Orang yang duduk terlalu lama akan dua kali lebih tinggi resiko terkena penyakit jantung dibanding dengan yang aktif sepanjang hari. Selain itu duduk terlalu lama huga meningkatkan resiko terkena diabetes tipe 2 dan juga kanker.

#2. Penurunan fungsi otak

Duduk terlalu lama akan berpengaruh juga pada sistem kerja otak. Saat tubuhmu bergerak, jantung akan memompa darah yang mengandung oksigen ke otak. Itulah mengapa duduk dalam jangka waktu lama akan berdampak pula pada selurung fungsi tubuh karena kurangnya oksigen yang diterima oleh otak. Pernah gak merasa sedih atau bad mood setelah seharian di depan komputer? Hal itu ternyata berkaitan dengan efek depresi karena tubuh terlalu lama dalam posisi yang sama.

#3. Otot menjadi lemah

Duduk dalam jangka waktu lama memang akan berpengaruh buruk pada seluruh sistem tubuh terutama otot. Contohnya seperti saat menghadap layar komputer, otomatis otot leher akan menegang. Hal tersebut lama-kelamaan akan berpengaruh pada tulang belakang. Saat kamu duduk sepanjang hari otot yang menopang tulang belakang akan menjadi lemah dan kaku. Jika dibiarkan maka akan menimbulkan rasa sakit dan tubuh sulit untuk bergerak di kemudian hari.

#4. Obesitas

Kurangnya gerakan yang dilakukan oleh tubuh, maka akan meningkatkan resiko obesitas. Hal ini tentu saja juga dipengaruhi oleh gaya hidup yang lain. Faktor dari kebosanan karena seharian berada dalam posisi dan tempat yang sama akan membuat kamu melakukan pengalihan dengan cara lain, yaitu ngemil. Rata-rata orang akan memilih untuk makan cemilan yang mereka suka ketimbang dengan yang sehat dan baik untuk tubuh.

Jadi jangan sombong dulu meskipun tubuhmu tidak gemuk belum tentu kamu terbebas dari obesitas. Kamu justru akan beresiko tinggi terjangkit hidden obesity, atau disebut sebagai obesitas pada tubuh yang kurus. Hidden obesity adalah tingkat kolesterol yang tinggi di dalam tubuh. Sehingga tidak tampak dari luar seperti pada obesitas berat badan.

Cara untuk menghindari semua resiko duduk terlalu lama

menghindari resiko duduk terlalu lama img
Image: freepik.com

Meskipun ini merupakan masalah serius, namun cara untuk menghindarinya juga cukup mudah kok girls. Yang harus kamu lakukan adalah berdiri dan berjalan sejenak di siang hari, tidak perlu sampai kamu harus sampai meninggalkan pekerjaanmu.

Contoh mudahnya adalah dengan menghampiri teman kantormu langsung ke mejanya, dibanding menanyakan keperluan lewat telepon maupun email. Coba atur alarm di smartphone-mu untuk mengingatkan setiap jam untuk beristirahat dengan cara berdiri dan berjalan selama beberapa menit. Saat di rumah, jika acara TV favoritmu sedang iklan, cobalah untuk bergerak seperti mengambil air ke dapur ataupun lainnya selain duduk. Intinya adalah, semakin banyak atifitas, maka semakin baik.

Jalan Kaki, Cara Sehat yang Mudah dan Murah

Air Putih, Manfaat Luar Biasa yang Sering Disepelekan

Related Articles