Cara dan Waktu Yang Tepat Melakukan Tes Kehamilan Agar Hasilnya Akurat

Jun 12, 2018 by carmelw

Bagi mereka yang sedang merencanakan kehamilan, mungkin akan bertanya-tanya kapan saat yang tepat untuk melakukan tes awal kehamilan. Sebab, sebagian besar wanita akan sesegera mungkin melakukannya terutama jika kemudian dibarengi dengan munculnya tanda-tanda khusus yang mengarah pada awal kehamilan, seperti mual, sakit kepala, kelelahan, dan lain sebagainya.

Faktanya, melakukan tes kehamilan terlalu dini justru tidak akan mendapatkan hasil yang akurat. Jadi, kapankah saat yang tepat? Yuk, cari tahu informasinya melalui pembahasan berikut ini.

Saat mengalami keterlambatan haid, umumnya para wanita menggunakan alat uji kehamilan awal yaitu testpack, yang didesain untuk menunjukkan keberadaan hormon kehamilan hCG (human chorionic gonadotrophin) dalam urin. Hormon ini biasanya akan dihasilkan oleh tubuh sekitar enam hari  setelah sel telur yang telah dibuahi menempel ke dinding rahim yang kadarnya dapat meningkat secara drastis setiap 48 jam.

Meski banyak produk testpack yang mengklaim cukup akurat dalam mendeteksi kehamilan sejak hari pertama keterlambatan haid, tetapi kenyataannya diperlukan waktu tunggu untuk dapat mengetahui  apakah hCG tersebut sudah benar-benar diproduksi atau belum. Sebab, tingkat hCG awal, kadar hCG kehamilan dini dan waktu peningkatan hCG sangatlah bervariasi dan berbeda-beda dari satu wanita ke orang wanita. Itulah yang akan membuat hasil tes menjadi kurang akurat dan membuat hasilnya palsu jika dilakukan terlalu dini.

Bagaimana agar tes kehamilan akurat?

tes kehamilan yang tepat img
Sumber: shutterstock.com

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, sebaiknya hindari melakukan tes kehamilan setidaknya 8 hari setelah keterlambat haid, agar tubuh membutuhkan waktu untuk menghasilkan hCG dalam jumlah yang cukup. Saat kadar hCG cukup tinggi, maka testpack akan dapat memberikan hasil yang akurat. Waktu pengecekan dengan menggunakan testpack tidak harus di pagi hari, tetapi dapat dilakukan kapanpun, terutama saat jumlah urin cukup untuk dilakukan pengujian.

Selanjutnya, ulangi tes yang sama dua hari kemudian, apapun hasil yang telah didapatkan sebelumnya. Jika pada tes pertama menunjukkan hasil yang negatif, besar kemungkinannya disebabkan karena hCG belum cukup tinggi untuk terdeteksi. Namun, jika hasil pertama positif dan tes berikutnya ternyata tidak hamil, bisa jadi itu merupakan salah satu tanda terjadinya kehamilan kimia.

Karenanya, pastikan untuk menggunakan alat uji kehamilan yang berkualitas tinggi yang memang direkomendasikan dapat memberikan hasil yang akurat.

Baca Juga: Siap-Siap! Inilah Perubahan Fisik yang Akan Kamu Alami Kalau Hamil Nanti

Hal-hal yang menyebabkan hasil tes kehamilan tidak akurat

tes kehamilan img
Sumber: shutterstock.com

Ada berbagai hal yang dapat menyebabkan tes kehamilan menjadi tidak akurat, baik yang berupa hasil tes positif palsu ataupun hasil tes negatif palsu. Berikut di antaranya:

Waktu pengujian terlalu dini

Pada kehamilan yang sangat awal, tidak semua wanita menghasilkan cukup hCG untuk menghasilkan pengujian yang akurat. Sebenarnya sah-sah saja jika ingin tetap melakukannya, tapi siap-siap kecewa sebab pengujian yang terlalu dini akan dapat memunculkan hasil negatif palsu.

Urin yang terlalu encer

Hindari meminum terlalu banyak cairan sebelum pengujian, untuk menghindari meningkatnya volume urin sehingga kadar hCG terlalu encer untuk diukur.

Tidak segera melakukan tes urin

Segera lakukan pengujian sesaat setelah urin dikeluarkan, agar hasil yang didapatkan akurat. Jangan menunggu terlalu lama di luar agar tidak menyebabkan terjadinya hasil negatif palsu.

Kehamilan kimia

Seperti telah disinggung sebelumnya, kehamilan kimia dapat menyebabkan terjadinya ketidakakuratan hasil tes kehamilan. Meski sebenarnya ini bisa dibilang merupakan hamil yang sesungguhnya, tetapi kondisi yang terjadi adalah sel telur tidak dapat bertahan sesaat setelah dibuahi. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya perubahan tingkat hormon hCG yang kemudian menyebabkan munculnya tanda postifi saat dilakukan pengujian awal.

Terapi kesuburan

Wanita yang menjalani terapi untuk meningkatkan kesuburan dapat menunjukkan hasil tes yang tidak akurat,dalam hal ini positif palsu setidaknya 10 hari sejak injeksi terakhir yang dilakukannya.

Untuk mendapatkan hasil tes kehamilan yang akurat, selain memperhatikan kapan waktu yang tepat untuk melakukannya, juga harus dipertimbangkan pemilihan alat tes yang sensitif. Semakin sensitif  alat yang digunakan, semakin besar kemungkinan untuk mendeteksi kehamilan lebih awal. Selain itu jangan lupa untuk memperhatikan tanggal kedaluarsa alat testpack yang kamu gunakan serta bagaimana perhatikan petunjuk penggunaan dengan tepat.

Baca Juga: Punya Keinginan Hamil Dan Sudah Berusaha Tapi Belum Dikasih? Bisa Jadi Ini Alasannya

 

 

Related Articles