Bukan Hanya Angkuh, Ternyata Narsis Adalah Gangguan Kepribadian!

Jan 25, 2018 by carmelw

Merasa dirinya istimewa dan selalu ingin dikagumi adalah ciri-ciri orang yang mengidap gangguan kepribadian narsistik. Apakah ciri-ciri narsis tersebut juga ada pada dirimu?

Belakangan ini, istilah narsis sangat sering disematkan pada seseorang yang gemar memamerkan potret diri atau barang-barang yang dimilikinya di media sosial dengan tujuan agar mendapatkan pujian serta dikagumi orang sekitarnya.

Menurut ilmu psikologi sebenarnya  yang disebut dengan narsistik adalah gangguan kepribadian atau kondisi mental dimana seseorang memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi. Tapi sebenarnya ada harga diri yang rapuh dan rentan bahkan terhadap sebuah kritik kecil sekalipun di dalamnya.

Mengidap gangguan kepribadian narsistik atau Narcissistic Personality Disorder ini tentu saja sangat mengganggu. Bahkan seringkali menjadi penyebab timbulnya berbagai masalah dalam kehidupan penderitanya. Mereka dengan gangguan narsistik seringkali menampilkan perilaku dramatis, defensif, sensitif, serta mudah terpancing secara emosional sehingga pada akhirnya akan bersikap antisosial dan membatasi segala bentuk interaksi terhadap orang lain.

Gejala gangguan kepribadian narsistik

gangguan kepribadian terlalu narsis img
Sumber: shutterstock.com

Tanda dan gejala gangguan kepribadian narsistik sebenarnya bervariasi sesuai dengan tingkat keparahan yang terjadi. Namun, secara umum dapat dikenali dengan ciri-ciri berikut ini :

  • Memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi
  • Merasa dirinya yang terbaik daripada yang lain
  • Rasa egois yang berlebihan
  • Selalu ingin dipuji dan dikagumi secara berlebihan
  • Tidak memiliki rasa empati terhadap orang lain
  • Hidup dalam fantasi dan khayalan tentang kekuasaan dan kesuksesan
  • Melebih-lebihkan cerita tentang prestasi atau bakat yang dimiliki
  • Tidak siap untuk menghadapi penolakan atas ide dan rencana yang dibuat
  • Memandang rendah kehidupan orang lain dan mengekspresikannya dalam bentuk penghinaan , terutama terhadap orang-orang yang dianggap levelnya lebih rendah
  • Selalu iri dan curiga terhadap keberhasilan orang lain dan menganggap orang lainpun akan berpikiran demikian
  • Selalu ingin mendominasi
  • Memanfaatkan orang lain untuk mencapai tujuannya
  • Sulit untuk menciptakan hubungan sehat
  • Mudah terluka dan memiliki harga diri yang rapuh
  • Keras kepala, emosional, dan cenderung bersikap arogan
  • Merasa tertekan dan murung saat gagal mencapai tujuan
  • Mudah tersinggung dan selalu merasa diremehkan
  • Selalu tampak sombong dan angkuh

Penderita gangguan kepribadian narsistik selalu menempatkan segala aspek kehidupan mereka, termasuk orang, tempat, dan objek yang menarik perhatian mereka pada tingkatan atau level dari yang terendah hingga tertinggi sesuai dengan penilaian dan pemikirannya.

Baca Juga: Semua yang Perlu Kamu Ketahui tentang Gangguan Bipolar

Orang-orang yang dianggap memiliki level yang lebih tinggi akan diperlakukan dengan sangat baik dan bahkan dihormati, tetapi pada orang yang mereka anggap lebih rendah di bawah mereka akan dipandang hina, diremehkan, hanya diperlakukan dengan baik tergantung pada suasana hatinya. Sedangkan pada orang-orang yang dinilai memiliki tingkatan yang sama akan selalu dianggap rival, dicurigai keberhasilannya,  dinilai perilakunya, hingga suatu saat mereka akan selalu mencari cara bagaimana cara agar dapat mengunggulinya.

Halaman selanjutnya: Mengapa seseorang menjadi narsis?

Related Articles