5 Tanda Kalau Selama Ini Skincare-mu Nggak Cocok

Aug 04, 2017 by Silvia Ayu

Perempuan dan 5 Tanda Masalah Skincare

Sebagai perempuan yang concern terhadap kesehatan dan kecantikan kulit, kamu tentu punya skincare khusus untuk merawatnya. Apapun jenisnya, kamu juga pasti tidak akan membiarkan kulitmu rusak hanya karena kecerobohan atau kesalahan dalam memilih skincare, bukankah begitu?

Tapi, ada juga masalah lain yang nggak sama gentingnya, yakni ketika skincare yang selama ini kamu pakai justru tidak membawa dampak apapun di kulitmu. Kmau mungkin awalnya akan merasa baik-baik saja, tapi ini justru sebaliknya, lho. Akankah kulitmu itu sudah ‘kebal’ akan kandungan-kandungan dari skincare sehingga susah untuk menyerapnya? Duh, jadi bahaya ‘kan?

Dan berikut ini adalah 5 tanda kalau selama ini skincare-mu itu tidak cocok dan belum membawa dampak apa-apa ke kulitmu!

5 Tanda Pertama :  Warna kulitmu yang semula normal jadi lebih kusam dan bersisik

http://allremedies.com/japanese-skin-care/

Meski tidak putih, kulitmu yang semula normal dan baik-baik saja bisa jadi kusam lho hanya karena skincare. Yup, jika kulitmu itu melakukan ‘penolakan’ terhadap skincare, salah satu cirinya adalah perubahan warna yang signifikan. Anehnya, hal ini terjadi secara perlahan sehingga kamu jarang menyadarinya.

Meski ini tidak semenyeramkan jerawat, namun tetap saja menjadi permasalahan ketika warna kulitmu jadi kusam dan rentan iritasi bukan? Jangan sampai deh!

5 Tanda Kedua : Sudah bertahun-tahun pakai, tapi tetap tidak membawa dampak apapun

womensgroup.com

Pernahkah kamu saking jatuh cintanya terhadap skincare, sampai-sampai enggan untuk menggantinya bertahun-tahun? Sebenarnya ini sah-sah saja karena berarti kamu tahu kebutuhan kulitmu dan tahu risiko buruk jika berganti-ganti produk kecantikan.

Namun, ini juga bisa mengindikasikan hal lain, yakni kekebalan kulitmu yang terlalu over terhadap kandungan skincare!

Bisa jadi, kulitmu sudah terlalu ‘jenuh’ dengan skincare yang kamu pakai sehingga tidak membawa dampak apapun meski telah lama digunakan. Contohnya, kamu memakai skincare A yang memang dikhususkan untuk mencerahkan wajah. Tapi di pemakaiannya yang sudah 2 tahun, tidak ada perubahan signifikan yang kamu dapatkan, melainkan sebaliknya.

Hal ini perlu kamu cermati, supaya kulitmu bisa lebih baik lagi kondisinya.

5 Tanda Ketiga : Kalau kena sinar matahari, rasanya panas dan langsung memerah lalu mengelupas

merah saat kena sinar matahari pic
http://paristries.blogspot.co.id/2012/06/im-still-standingyeah-yeah-yeah-part_18.html

Ini adalah permasalahan paling umum yang dialami para perempuan setelah menggunakan skincare, khususnya dari klinik dan dokter kecantikan. Sebabnya, tidak sedikit dari skincare ini yang mengandung bahan kimia berbahaya. Jadi tidak heran bukan, kalau imbasnya kulitmu jadi mudah merah dan terbakar?

Apalagi kalau sudah mengelupas dan perih, ini yang harus kamu waspadai. Segera konsultasikan ke dokter dan gantilah produk skincare-mu secepatnya. Jika tidak begini, jangan salahkan kalau kulitmu jadi rusak dan aneh warnanya, ya!

5 Tanda keempat : Dalam pemakaiannya yang baru beberapa hari, kulitmu jadi langsung berubah drastis. It’s impossible, girls!

bbc.com

Tidak ada produk skincare, meski harganya semahal apapun yang langsung membawa dampak ke kulitmu. Pastinya ini membutuhkan proses lumayan lama, karena kulitmu memiliki banyak jaringan di dalamnya.

Kamu pasti pernah dengar contoh skincare yang membuat kulit tampak lebih putih dalam satu minggu bukan? Nah, ini contoh skincare yang perlu dicurigai karena hampir mustahil. Kamu harus bertanya-tanya, kandungan apa yang kira-kira ada di dalamnya, kemudian lebih jeli lagi untuk memakainya.

5 Tanda Kelima : Atau malah, kulitmu jadi berjerawat parah karenanya? Wah, ini bahaya!

http://www.njfamily.com/Raising-Teens/How-to-Cope-With-Severe-Acne/

Tanda paling umum kalau skincare yang kamu pakai itu tidak cocok adalah muncul jerawat-jerawat di seluruh wajahmu. Ukurannya pun bervariasi, ada yang kecil-kecil atau beruntusan, hingga yang besar mirip bisul dan bernanah. Apakah kamu pernah mengalaminya?

Related Articles