3 Kekhawatiran Ayah Tentang Jodoh Anak Perempuannya

Oct 17, 2017 by Silvia Ayu

Kekhawatiran #2 “Bagaimana dengan segala kekurangan anakku? Apakah suaminya kelak akan menerima dengan sepenuh hati? Ah, seandainya bisa selamanya aku saja yang menemaninya…”

menerima apa adanya img
giphy.com

Semenjak kamu terlahir ke dunia, ibu dan ayahmu lah yang benar-benar paham siapa kamu dan bagaimana karaktermu. Kamu kecil mungkin tergolong anak yang lincah, tapi bisa saja semuanya berubah ketika kamu beranjak dewasa. Banyak hal yang kamu temui sehingga mempengaruhi kepribadianmu. Namun sebagai orangtua, ibu dan ayahmu tetap bisa menerima, baik segala kelebihan maupun kekuranganmu.

Ayahmu hanya khawatir, apakah suamimu kelak bisa menerimanya seperti yang ayah dan ibumu lakukan. Karena sampai kapanpun, kamu adalah putri kecil yang lucu dan menggemaskan bagi ayahmu.

Kekhawatiran #3 “Semoga saja anakku ini bisa menjadi istri yang baik dan berbakti pada suaminya. Aku takut dia tersesat, aku takut dia menjadi perempuan pembangkang!”

giphy.com

Meski dilahirkan sebagai seorang pria, tetap saja ayahmu memiliki sensitivitas seperti halnya ibumu. Feeling orangtua yang ia yakini takkan pernah salah juga menjadikan kekhawatirannya makin menjadi tentang bagaimana perangaimu di masa depan. Ia hanya terlalu takut untuk melepasmu, meski sebenarnya hal ini tidak begitu perlu.

Yang ia takutkan hanya satu, kamu sebagai anak perempuannya terjebak ke dalam lubang hitam kehidupan, yang pernah ia alami di masa lalu yang kelam.

Ah ayah, i love you!

Related Articles