Ups, Rambut Kemaluan Rontok Jangan Dibiarkan, Jangan-Jangan …

May 12, 2017 by carmelw

Rambut kemaluan merupakan salah satu bagian tubuh yang kurang mendapat perhatian. Padahal lokasinya yang berada di dekat area intim membuat rambut kemaluan harus terjaga kebersihannya. Rambut kemaluan memiliki fungsi sebagai pelindung dari masuknya benda asing ke dalam kemaluan.

Pertumbuhan rambut kemaluan dengan rambut di kepala sangat berbeda. Rambut kemaluan pertumbuhannya tak begitu signifikan dan berbeda pada setiap orang. Namun biasanya jika sudah mencapai 1 hingga 2 sentimeter, rambut kemaluan akan berhenti bertumbuh dengan sendirinya.

penyebab rambut kemaluan rontok img
Sumber: steptohealth.com

Pernah mengalami tidak, rambut kemaluanmu tiba-tiba saja mengalami kerontokan yang biasanya bisa kamu temui di dudukan toilet? Memang tidak drastis, tetapi kerontokannya berlangsung secara perlahan, dari waktu ke waktu. Mau tahu penyebabnya?

Penyebab Rambut Kemaluan Rontok

Faktor usia

Faktor usia menyebabkan mudah rontoknya rambut di bagian tubuh, tidak terkecuali rambut yang ada di kemaluan. Biasanya hal ini akan terjadi pada wanita yang memasuki usia menopause yang kemudian akan diikuti dengan menurunnya kesuburan pula. Tidak perlu dikhawatirkan karena proses penuaan merupakan hal yang normal seiring dengan bertambahnya usia seseorang

Gangguan hormon

Gangguan pada keseimbangan hormon bisa memicu kerontokan rambut kemaluan. Misalnya saja penyakit Addison yang menyerang kelenjar adrenal, dan menghambat produksi sejumlah hormon ini dapat menyebabkan rontoknya rambut di ketiak serta rambut di kemaluan. Selain itu  angogenetic alopecia atau kebotakan pada wanita, akibat kadar hormon bernama dihydrotestosterone (DHT) berlebih dalam tubuh. Kondisi ini memicu penyusutan folikel rambut, sehingga menyebabkan seluruh rambut di tubuh rontok, termasuk rambut kemaluan.

Pengaruh obat-obatan

Ada banyak obat yang bisa memicu kerontokan baik pada rambut kepala maupun kemaluan. Misalnya saja obat psikotropik untuk pasien depresi atau gangguan bipolar di mana kerontokan rambut kemaluan adalah efek sampingnya. Begitu juga dengan obat kemoterapi yang memang telah lama dikenal memiliki efek samping merontokkan rambut tidak terkecuali juga rambut atau bulu kemaluan.

Kebiasaan mencukur yang salah

Banyak wanita yang melakukan pencukuran atau penghilangan bulu kemaluan. Dan tindakan pencukuran ini apabila tidak dilakukan dengan tepat akan dapat menyebabkan kerontokan pada bulu kemaluan.

Nggak cuma rambut yang ada di kepala, rambut kemaluan pun perlu treatment khusus untuk merawatnya. Kamu bisa ikuti langkah-langkahnya berikut ini:

Perhatikan cara mencukur

Tidak dianjurkan untuk mencabut atau mencukur dengan cara yang tidak tepat pada rambut atau bulu kemaluan. Mencabut atau mencukur rambut kemaluan bisa menimbulkan lubang kecil (luka iritasi) yang  akan menjadi pintu masuk kuman atau jamur

Rapikan rambut kemaluan

Bulu kemaluan yang terlalu lebat juga dapat menjadi tempat tumbuhnya kutu, bakteri atau kuman, serta jamur yang pada akhirnya menimbulkan berbagai macam penyakit. Untuk mencegah hal tersebut, kamu harus rajin merapikannya. Merapikan di sini artinya cukup memendekkan saja bukan mencukur tuntas hingga gundul.

Kalau kamu ingin memendekkan bulu kemaluannya, kamu bisa menggunakan alat cukur khusus yang lembut sebelumnya sudah dicuci dahulu dengan sabun dan disiram dengan air panas. Setelah digunakan, alat cukur wajib dicuci kembali dan disimpan di tempat yang bersih dan kering agar mencegah datangnya jamur dan bakteri.

Melembutkan rambut kemaluan

Bulu kemaluan  rata-rata bentuknya kasar, kusam, dan berantakan oleh sebab itu dibutuhkan minyak alami untuk tetap sehat. Kalau tubuhmu tidak memproduksi cukup minyak, kulitmu akan menjadi gatal dan rambut akan terasa kering. Ketika kulit sensitif dan teriritasi, baik kulit kepala maupun kulit kemaluan, dapat menyebabkan gatal-gatal yang mengganggu terutama setelah dicukur.   Caranya sebagai berikut:

  1. Basahi bulu kemaluan  dengan air hangat, dan pastikan benar-benar basah.
  2. Tuang sedikit conditioner di telapak tangan, lalu usapkan pada bulu kemaluan secara merata, lalu diamkan selama 60 detik
  3. Bilas conditioner dengan air dingin, lalu keringkan dengan handuk tebal dan lembut. Tunggu beberapa saat hingga rambut kemaluanmu benar-benar kering, baru kamu bisa menggunakan celana dalam.

Related Articles