Tips dari Ika Natassa Untuk Para Pencari Kerja

May 23, 2018 by Gabriella Sakareza

Kalau kamu penggemar novel Indonesia seperti Antologi Rasa, Critical Eleven, Divortiare, The Architecture of Love, pasti kamu tahu kan siapa pengarangnya? Ya, dia adalah Ika Natassa. Namanya sebagai penulis novel sudah tidak perlu diragukan lagi namanya. Bahkan kini ia sedang bekerja sama dengan stand up comedian dan sutradara kondang saat ini, Ernest Prakasa, untuk membuat versi novel filmnya yang berjudul “Susah Sinyal”.

Tapi selain sebagai penulis, ada yang perlu kamu tahu nih tentang Ika Natassa. Dia juga merupakan seorang bankir yang telah belasan tahun berkecimpung di dunia tersebut. Dan baru-baru ia memberikan sebuah tips penting nih di media sosialnya, bagi para jobseeker atau seseorang yang ingin mencari pekerjaan baru di kantor lain.

Apa aja sih tips dari seorang bankir berpengalaman untuk para pencari kerja saat ini? Simak sampai selesai ya!

1. Pastikan berkasmu menonjol

source: pixabay.com

Saat kamu melamar kerja, pihak rekrutmen akan mulai menilaimu melalui berkasmu, entah itu CV, sertifikat, dokumen pendukung apapun. Sebaiknya, CVmu harus menunjukkan hal-hal apa saja yang sudah kamu lakukan selama ini. Akan lebih baik tambahkan daftar prestasimu.

Juga bisa kamu masukkan pernah ikut kursus apa, belajar bahasa apa, skill komputermu, dan lain lain. Lalu ingat, apabila kamu memamerkan sertifikat hasil seminar/workshop, pastikan kamu mempersiapkan diri mendapatkan pertanyaan tentang yang kamu dapat dari acara tersebut. Nggak mau kan kamu cuma memamerkan sertifikat tapi otak kamu sebenarnya “kosong”?

2. Wajib bisa bahasa Inggris

Tidak harus menguasai banyak bahasa asing, minimal bahasa Inggris harus kamu kuasai. Bahkan tarafnya sudah wajib untuk bisa bahasa Inggris di dunia kerja. Kenapa? Selain mempermudah komunikasimu, kamu juga pasti menemukan situasi dimana kamu harus membaca buku atau referensi berbahasa Inggris.

Bahkan Ika yang bekerja di perbankan saja sering dihadapkan dengan artikel-artikel Harvard Business Review, Harvard Business School Working Knowledge, Inc., Fast Company, dan lain lain. Apabila tidak terlalu menguasai bahasa tersebut, otomatis duniamu akan cenderung lebih tertutup dan hanya bisa membaca sumber lokal. Sayang kan?

3. Latih skill Excel dan Power Point

tips ika natassa bankir img
source: pixabay.com

Dua tools ini mungkin basic, tapi sangat penting dalam pekerjaan. Keduanya berperan penting dalam menunjukkan skill presentasimu. Presentasi yang “kece” justru akan semakin menunjukkan kebolehanmu. Tapi selain yang ditunjukkan, yang diucapkan lewat mulutmu juga tidak kalah penting. Sayang apabila kamu punya materi yang bagus tapi cara penyampaianmu justru malah kurang bagus.

4. Saat interview, ingat “aku siapa dan aku ini apa”

Grogi saat interview memang wajar, tapi jangan sampai lupa kamu ini siapa dan apa yang kamu punya dan bisa tawarkan di perusahaan tersebut. Jangan kaget ketika interview, pengujimu justru malah menanyakan tentang dirimu. Seperti “apa mimpimu?, “apa yang kamu lihat dari dirimu dalam 10 tahun ke depan?”, “apa kamu sudah puas dengan pencapaianmu selama ini? kalau belum, kenapa?”

5. Perbaiki isi media sosial

tips ika natassa img
source: pixabay.com

Kalau generasi milennial sekarang cenderung bermain media sosial kan? Kamu harus tahu kalau pihak HRD atau rekrutmen seringkali mengecek dirimu lewat media sosialmu, karena mereka tahu banyak orang yang menunjukkan sifat dan pikiran aslinya lewat media sosial dibanding di kehidupan nyata. Kamu nggak mau kan ketahuan sering galau atau memamerkan hal-hal yang memalukan dan kurang pantas oleh pihak HRD?

Baca juga

Rekomendasi Fashion Untuk Interview Kerja ala Zalora

Menonton Video Hewan Lucu Saat Kerja Bisa Menambah Produktivitas, Loh!

Related Articles