Tanpa Disadari, 5 Hal Inilah Yang Membuat Kamu Terlalu Lama Sendiri

May 31, 2018 by carmelw

Perubahan gaya hidup masyarakat jaman sekarang seringkali tampak pada berbagai hal, termasuk juga cara pandang wanita modern yang lebih memilih untuk tetap hidup melajang di tengah padatnya aktivitas yang mereka jalani. Terlalu lama hidup sendiri membuat banyak wanita yang kemudian memandang pernikahan bukan lagi sebagai suatu kewajiban dan tuntutan dalam kehidupan sosial.

Berikut ini beberapa hal yang kemudian menjadi alasan yang melatar belakangi mengapa sebagian besar para wanita di era modern ini, terutama yang tinggal di daerah perkotaan kemudian memutuskan untuk tetap berstatus lajang dan menikmati kehidupan mereka.

terlalu lama sendiri
Sumber: pexels.com

Takut kehilangan kebebasan

Terlalu lama sendiri membuat para wanita lajang ini merasa bebas dan merdeka untuk mencapai tujuan hidupnya melalui jenjang pendidikan, karier, dan kemampuan finansial. Karenanya, sebagian besar wanita lajang tersebut seringkali merasa bahwa dengan menjalani komitmen dalam kehidupan pernikahan akan membuat mereka kehilangan kebebasan karena faktor dominasi dan protektif kaum pria (dalam hal ini suami) terhadap istrinya. Jadi, daripada mencemaskan segala sesuatu yang belum pasti, sebaiknya mulai berpikir bahwa semua akan baik-baik saja meski harus ada penyesuaian di awalnya.

Baca Juga: Dilema Usia 25; Teman Lain Sudah Menikah, Saya Masih Sendiri Saja

Belum selesai dengan pengalaman masa lalunya

Selain takut kehilangan kebebasan, ada beberapa kondisi yang belum terselesaikan di masa lalu sehingga menyebabkan para wanita tersebut masih berstatus lajang di usia matangnya. Misalnya saja patah hati setelah menjalani hubungan serius yang cukup lama, masa berpacaran yang panjang dan berakhir dengan penghianatan, tidak adanya restu orang tua, dan lain sebagainya membuat efek traumatis yang akhirnya membuat mereka memilih untuk hidup sendiri, setidaknya sampai hatinya terbuka lagi untuk sebuah hubungan yang baru.

Membuka hati memang tidak mudah, tetapi meski terlalu lama hidup sendiri bukan berarti tidak bisa memperluas pertemanan dan pergaulan dengan banyak orang untuk membangun relasi lebih luas dengan orang-orang yang baru.

terlalu lama sendiri
Sumber: pexels.com

Ketidakpercayaan terhadap kaum pria

Meski tidak mengalami secara langsung, tetapi pengalaman pernikahan yang buruk dalam lingkaran sosial seorang wanita akan membuat dirinya sinis pada kaum pria secara khusus, dan pada komitmen pernikahan secara umum. Sehingga secara tidak langsung hal ini mempengaruhi hidupnya.

Adanya kesimpulan tentang arti pernikahan yang baginya adalah rasa sakit, penghianatan, penderitaan, dan segala hal negatif lainnya. Jika memang hal ini masih membekas, cobalah untuk membuka wawasan baru pada kehidupan pernikahan lain yang lebih membahagiakan, tutuplah telinga pada kejadian buruk masa dan mulailah belajar untuk mempercayai instingmu saat ini.

Tanggungjawab dalam keluarga

Adanya kewajiban dan tanggung jawab dalam keluarga membuat para wanita ini kemudian berpikir panjang saat memutuskan menjalani hidup perkawinan. Misalnya saja tanggung jawab merawat orang tua yang sakit ataupun ada kakak perempuan yang belum menikah.

Terlalu lama sendiri dalam kondisi ini akan membuat para wanita lajang itu terus menunda rencana pernikahan yang pada akhirnya menjadi tidak menikah selamanya. Kalau hal itu terjadi, jangan terjebak pada ritme yang monoton dalam kehidupanmu, carilah waktu untuk melakukan kegiatan yang positif seperti kegiatan-kegiatan sosial

Terlalu ideal dalam mencari pasangan hidup

Terlalu lama sendiri seringkali membuat para wanita lajang ini tampil menjadi sosok yang tegas dan mandiri dan seolah-olah tidak membutuhkan pria di dalam hidupnya. Hal inilah yang kemudian membuat mereka akhirnya terlalu ideal dalam mencari pasangan hidupnya yang dianggap sepadan bahkan melebihi apa yang mereka harapkan. Namun yang pasti, meski menetapkan standart yang ideal tentang pasangan, sebaiknya tetap jadi diri sendiri dan tidak perlu repot mengubah gaya dan kepribadian yang justru akan menimbulkan ketidaknyamanan.

Menikah atau tidak menikah itu hanya sebagai status. Tidak ada satu orangpun yang dapat menjamin bahwa terlalu lama sendiri akan membuat seorang wanita lajang tidak dapat menjalani kehidupan dengan bahagia. Sebab, setiap orang akan bertanggung jawab pada kebahagiaannya sendiri bukan berdasarkan apa yang dikatakan orang tua, teman, keluarga, bahkan masyarakat.

Baca Juga: 5 Ciri Kalau Kamu Tergolong Jomblo Bahagia

Related Articles