Tampon, Pembalut Dan Menstrual Cup, Mana Yang Terbaik?

Oct 05, 2017 by carmelw

Ketika menstruasi datang setiap bulan, agar tidak menjadi dalam beraktivitas, kaum wanita biasanya menggunakan sebuah perangkat yang berfungsi untuk menyerap darah dari vagina supaya tidak meleleh kemana-mana. Percaya atau tidak, selama hidupnya rata-rata seorang wanita menggunakan sekitar 10.000 produk sanitasi yang berhubungan siklus menstruasinya ini.  

Kebanyakan dari mereka biasanya menggunakan pembalut atau sanitary pads, karena paling mudah ditemukan dan dijual bebas di supermarket mana pun. Namun, selain itu ada juga yang menggunakan tampon atau menstrual cup sebagai pilihannya. Tentunya, ketiga produk tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang dapat dijadikan bahan pertimbangan saat memilih salah satu di antaranya. Mau tahu apa saja? Yuk, disimak.

Tampon

tampon pic
Sumber: glamour.com

Tampon tidak terlalu populer di Indonesia. Selain harganya yang lebih mahal dibandingkan pembalut, tampon juga sulit didapatkan kecuali di toko tertentu atau membelinya secara online.  Produk ini biasanya terbuat dari bahan penyerap cairan yang dibentuk menjadi silinder kecil. Cara penggunaannya adalah dengan memasukkannya ke dalam kemaluan. Tampon dilengkapi dengan seuntai benang kecil yang berfungsi untuk menariknya saat akan diganti. Seperti halnya pembalut, tampon juga ditawarkan dalam berbagai ukuran dan tingkat penyerapan. Agar tetap nyaman, dianjurkan untuk mengganti tampon setidaknya 4-6 jam sekali agar dapat menyerap secara maksimal dan menghindari kebocoran.

Beberapa orang lebih memilih menggunakan tampon untuk menunjang kebebasan mereka dalam berbagai aktivitas, seperti saat berenang dan berolahraga. Bentuknya yang simple membuat tampon lebih mudah dan ringkas untuk dibawa bepergian. Meskipun demikian, harus diwaspadai bahwa beberapa wanita tidak cocok menggunakan tampon sebab memiliki resiko pengingkatan infeksi saluran kemih.

Pembalut

tampon
Sumber: boldsky.com

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, di Indonesia, pembalut adalah salah satu produk yang paling mudah ditemukan di toko mana pun. Pembalut berbentuk persegi panjang, dan cara penggunaannya direkatkan ke sisi bagian dalam dari celana dalam. Produk ini ditawarkan dalam berbagai macam jenis, baik berdasarkan ukuran panjang, tingkat penyerapan, jenis ketebalan bantalan, dan lain sebagainya.

Beberapa brand bahkan melengkapi pembalut ini dengan tambahan sisi yang sering disebut sebagai ‘sayap” untuk menjaga posisi pembalut agar tidak mudah bergeser sekaligus untuk mencegah kebocoran dari samping.

Pembalut mudah sekali menyerap cairan dan membuat kondisinya menjadi lembab. Untuk menghindari berkembangnya bakteri yang mengakibatkan munculnya bau tak sedap pada vagina saat haid, jangan lupa untuk menjaga pembalut agar selalu dalam keadaan kering. Gantilah secara rutin 3 atau 4 jam sekali, atau lebih sering lagi jika darah yang keluar sedang banyak-banyaknya.

Beberapa wanita merasa produk pembalut yang dipakainya tidak nyaman untuk jenis aktivitas fisik tertentu. Sehingga mereka harus benar-benar selektif untuk mencari pembalut yang sesuai dengan rutinitas mereka sehari-hari. Namun memang sampai saat ini di Indonesia pembalut lah yang umum digunakan.

Untuk tahu lebih lanjut mengenai pembalut, yuk baca Pembalut Menstruasi Yang Aman Untuk Organ Intimmu  

 

Menstrual cup

menstrual cup img
Sumber: slate.com

Alasan untuk lebih memilih menstrual cup sebagai alternatif pengganti tampon adalah kemampuannya untuk menampung cairan menstruasi dengan aman hingga 12 jam. Disamping itu, menstrual cup dipilih karena tidak mengandung bahan kimia, pemutih, atau lateks yang dapat menyebabkan sensitivitas atau reaksi alergi. Ada dua jenis menstrual cup yang dapat dipilih, yaitu yang dapat digunakan kembali setelah dibersihkan, dan yang hanya sekali pakai seperti pembalut.

Menstrual cup ini dirancang untuk mengumpulkan cairan menstruasi dalam bentuk sebuah cangkir berbahan silikon yang aman untuk tubuh. Cara penggunaannya hampir sama dengan tampon, yaitu dengan cara memasukan cup silikon ini ke dalam vagina. Untuk pemakaian menstrual cup yang dapat dipakai berulang, jika sudah penuh, cukup keluarkan cup dari dalam vagina, kosongkan isinya lalu bersihkan dengan air bersih yang mengalir untuk kemudian dapatdigunakan kembali.

Nah, setelah penjelasan mengenai perbedaan pembalut, tampon, dan menstrual cup, manakah yang akan kamu pilih, Girls?

 

Related Articles