Sering Berantem Sebelum Pernikahan, Wajar Gak Sih?

Apr 26, 2018 by Karina Mustika

Pernikahan bukanlah perkara gampang untuk diputuskan. Kamu dan pacarmu pasti telah melewati proses serta pertimbangan yang sangat banyak sebelumnya. Hingga kalian berdua akhirnya sepakat bahwa jalan inilah yang kalian pilih. Mengikat janji untuk sehidup semati dan melalui suka duka bersama. Itu berarti harusnya kalian sudah saling mengenal karakter masing-masing dan dapat jalan berdampingan. Tapi pada kenyataannya, sebagian besar pasangan malah sering berantem sebelum pernikahan.

Kamu pasti pernah mengetahui fakta ini entah dari teman ataupun saudara. Semakin dekat dengan hari pernikahan, pasangan malah semakin sering berantem hebat. Apa ini berarti mereka bukan pasangan yang cocok? Atau itu justru hal yang baik dan wajar-wajar saja?

sering berantem suami isteri img
Image: shutterstock.com

Sering berantem sebelum pernikahan apakah buruk?

Rata-rata pengalaman dari pasangan yang sudah menikah, mereka memang melalui masa-masa yang cukup sulit saat mendekati pernikahan. Banyaknya tekanan selama mengurusi rencana acara menjadi salah satu pemicu timbulnya konflik. Benar sekali, pikiran stres memang membuat situasi hubungan menjadi lebih sulit dari pada sebelum-sebelumnya.

Sebagian besar orang mengganggap konflik ini merupakan awal dari ketidakcocokan pasangan yang paling mendasar. Dan berpikir bahwa jika belum menikah saja sudah sering berantem, bagaimana setelahnya. Karena kehidupan setelah pernikahan sering digambarkan sebagai kehidupan yang sesungguhnya. Sehingga lebih banyak masalah yang akan muncul dan harus dihadapi pasangan tersebut.

Miignon memiliki pendapat sebaliknya tentang itu. Karena masa-masa pacaran merupakan saat dimana kamu dan pacarmu saling berangan-angan mengenai kesempurnaan. Dan pastinya kalian juga harus melalui fase ujian untuk “angan-angan sempurna” tersebut. Jadi disini kamu akan membandingkan antara keinginan versus kenyataan yang ada dalam diri pasanganmu.

Kemungkinan berikutnya, adalah faktor usia hubunganmu. Pasangan yang memutuskan menikah terlalu cepat akan mengalami konflik yang lebih sering. Ini disebabkan karena mereka masih berada di fase ujian dari hubungan mereka. Sehingga emosi masih belum benar-benar terkontrol satu sama lain dan mudah terjatuh dalam kondisi stres.

So, bisa dibilang jika kamu sering berantem sebelum menikah menandakan bahwa kamu sedang melewati transisi dari fase ujian menuju level yang lebih tinggi. Dan ini merupakan fase penting di antara kedua pasangan agar mereka sudah mengerti pasti tentang orang yang akan mereka nikahi. Sehingga akan meminimalisir kekecewaan berlebihan setelah menikah. Kamu dan pasangan juga akan mendapatkan lebih banyak informasi tentang pribadi masing-masing serta cara mengatasi konflik di kemudian hari.

Tips untuk menghadapi konflik dengan pasangan sebelum menikah

1. Cobalah untuk memahami dan menerima sudut pandang satu sama lain, sekalipun kamu sebenarnya tidak setuju.

2. Tetap perlakukan pasangan dengan hormat sekalipun kamu sedang emosi.

3. Perkuat ikatan hubungan setelah konflik terselesaikan.

4.Dapatkan pemahaman baru, baik tentang dirimu dan juga hubunganmu

5.Ingat masa-masa kalian memulai semua bersama, masa-masa penuh kebahagiaan dan perjuangan.

 

Baca juga: 

Desainer Wedding Dress Indonesia dengan Karya Mempesona

Pernikahan Sangat Penting, Ini yang Harus Kamu Lakukan di Hari Spesialmu

Keuntungan Memakai Jasa Wedding Planner untuk Pernikahan

Related Articles