Rambut Tipis VS Rambut Halus, Bagaimana Cara Membedakannya?

Apr 23, 2018 by carmelw

Mengenali tipe dan jenis rambut yang dimiliki, akan mempermudah kita saat akan melakukan perawatan dengan memilih produk yang sesuai untuk mendapatkan rambut yang indah dan sehat.

Ada berbagai jenis dan tipe rambut yang sekilas tampak sama, tetapi sebenarnya berbeda satu sama lain, misalnya seperti fine hair atau rambut halus dengan thin hair atau rambut tipis.

Faktanya, banyak orang seringkali menggunakan istilah rambut tipis dan halus secara bergantian. Selain itu, nggak jarang mereka juga berpikir jika memiliki rambut tipis sama artinya dengan memiliki rambut halus. Padahal, hal itu tidak selalu tepat, sebab ada berbagai alasan yang mendasarinya, seperti yang akan Miignon bahas di bawah ini.

Apa itu rambut halus (fine hair)?

rambut tipis indah img
Sumber: shutterstock.com

Memiliki rambut halus bukan berarti rambutmu tipis, sebab rambut halus merupakan kebalikan dari rambut kasar. Cara mengetahui perbedaan jenis rambut ini bisa dengan menentukan perbandingan diameter kutikula rambut dan lebar untaiannya.

Ambil satu helai rambut lalu letakkan pada permukaan meja yang beralas terang. Jika kamu tidak dapat melihat untaiannya, itu artinya rambutmu termasuk kategori halus, sebaliknya jika rambut memiliki helaian yang tampak tebal dan berstruktur itu artinya rambut termasuk kategori kasar.

Mengetahui kategori rambut ini sangatlah penting. Jika rambutmu memiliki tekstur yang halus dan mudah patah sebaiknya hentikan penggunaan bahan kimia yang keras serta jangan lupa mengggunakan produk perawatan untuk melindungi dan memperkuat kutikula rambut. Selain itu hentikan penggunaan berbagai hair styling dengan panas tinggi lebih dari 180°C yang dapat menyebabkan rambut menjadi mudah rusak.

Baca Juga: Rambut Pun Punya Masanya, Ini Perubahan Kondisi Rambut Sesuai Tahapan Umur

Mengenali rambut tipis (thin hair)

rambut tipis mudah rontok img
Sumber: shutterstock.com

Mengenali rambut tipis bisa dilakukan dengan cara mengetahui tingkat kepadatan atau kerapatan rambut. Jika bagian kulit kepala di bawah rambut terlihat saat kamu menarik rambut ke arah samping, artinya rambutmu termasuk kategori rambut tipis.

Umumnya rambut yang menipis dapat disebabkan oleh banyak faktor di antaranya faktor genetik, gangguan penyakit kronis, pengobatan penyakit, dan hal lainnya seperti melakukan diet ketat tanpa mempertimbangkan gizi yang masuk ke dalam tubuh sehingga menyebabkan terhambatnya pertumbuhan rambut.

Penipisan rambut secara genetika biasanya dapat dialami baik oleh pria maupun wanita yang menderita gejala alopecia androgenic. Kelainan ini umumnya dialami oleh pria terlebih dahulu di awal usia 20 tahun. Sedangkan pada wanita, mayoritas penipisan rambut terjadi setelah menopause.

Jika kamu mengalami penipisan rambut secara tiba-tiba dan drastis sebaiknya segera lakukan konsultasi dengan dokter untuk mengetahui secara pasti penyebabnya sehingga dapat diberikan suplemen dan pengobatan yang tepat untuk mengatasi masalah rambutmu.

Namun, jika rambut tipismu memang terbentuk secara alami, kamu bisa menggunakan teknik blow dry untuk membuat tampilan rambutmu lebih padat dan bervolume. Selain itu kamu juga bisa menggunakan produk kosmetik rambut yang dapat memberikan tekstur pada rambut dan mencegahnya terlihat lepek.

Baca Juga: 6 Cara Terefektif Mengetahui Tipe Rambut Dengan Benar

Bagaimana jika memiliki kombinasi rambut tipis dan halus?

rambut tipis dan halus img
Sumber: shutterstock.com

Bukan tidak mungkin kamu memiliki kombinasi antara kedua jenis rambut tersebut, yaitu tipis dan halus. Kondisi ini terkadang akan membuat rambut tampak kusam dan tidak indah dipandang mata. Kamu dapat mengatasinya dengan memilih gaya rambut yang sesuai, misalnya potongan rambut pendek dengan sedikit gelombang dan layer di bagian luar rambut untuk membuat rambut tampak lebih bervolume. Selain itu hindari pemilihan model rambut panjang yang akan menambah beban pada rambut sehingga semakin tampak rapuh dan tipis.

Setelah membaca pembahasan di atas, semoga kamu tidak mengalami kebingungan lagi saat menentukan produk dan perawatan yang sesuai dengan kondisi rambutmu. Jika artikel ini bermanfaat untukmu, silahkan bagikan untuk teman lain yang membutuhkan informasi ini.

 

Related Articles