Rahasia Dibalik Makanan Cepat Saji Kesukaanmu, Waspada Ya!

Apr 23, 2018 by Karina Mustika

Salah satu hal yang tidak dapat dipisahkan dari gaya hidup modern adalah keberadaan fast food atau makanan cepat saji. Mudahnya proses membeli serta lokasi yang mudah terjangkau membuat gaya hidup seperti ini mudah menjadi kebiasaan banyak orang. Siapa nih diantara kamu yang juga suka banget dengan makanan cepat saji?

Meskipun sudah sering mendengar bahwa fast food itu gak sehat, tapi gak bisa dipungkiri juga bahwa rasanya memang lezat. Namun buat kamu yang sering banget mampir drive-thru sepulang kerja atau kuliah, coba pikirkan kembali. Karena fakta-fakta berikut ini sepertinya bakal bikin kamu ilfil deh girls dengan yang namanya fast food.

Rahasia dibalik makanan cepat saji favoritmu

Es batu dalam soda

fast food
Image: shutterstock.com

Sensasi menyegarkan dari minuman berkarbonasi atau yang lebih dikenal soda memang menjadi favorit dari semua orang. Apalagi diminum di siang hari saat tenggorokan kering. Gak heran paket ayam goreng dan nasimu terasa kurang lengkap tanpa soda dengan esnya. Berita buruknya adalah lebih dari 50 persen hasil dari penelitian yang dilakukan oleh Jasmine Roberts pada es batu di restoran fast food menunjukkan hasil yang diluar dugaan. Es batu ternyata lebih kotor dari air toilet. Hiihh serem ya!

Chicken nugget

makanan cepat saji
Image: shutterstock.com

Miignon juga merupakan salah satu yang sering memesan nugget saat datang ke restoran makanan cepat saji. Selain karena porsinya yang kecil, rasa gurihnya juga pas buat sekedar ngemil. Walaupun kalau dipikir-pikir memang ada sedikit tekstur yang agak mengganggu. Ternyata jawabannya adalah karena sebagian bahan yang digunakan untuk nugget ini bukanlah ayam melainkan produk jagung dan turunanya. Nah lho, kamu juga baru tahu kan pasti. Sekitar 56 persen dari komposisi nugget ini merupakan bahan yang mengandung jagung serta bahan-bahan tambahan lainnya untuk membuat nugget ini awet dan tidak mudah rusak.

Chili soup

makanan cepat saji chili soup img
Image: shutterstock.com

Pernah tahu menu chili soup ini? Yup, sup berwarna merah dengan tekstur kental yang dipenuhi daging dan rasanya pedas. Rasanya yang khas memang bikin ketagihan sih. Tapi ternyata ada rahasia besar dibalik pembuatannya. Daging patties untuk burger yang sudah dibuat namun masih belum laku juga seharian merupakan bahan dasarnya. Lalu daging-daging tersebut akan dipanaskan lalu diproses menjadi chili soup dengan menambahkan bahan lainnya.

Gelas styrofoam

makanan cepat saji tidak baik img
Image: shutterstock.com

Penggunaan cangkir polystyrene atau yang lebih dikenal dengan styrofoam sebenarnya telah banyak dilarang di negara-negara tertentu. Namun sayangnya masih sering kita temui di Indonesia terutama di restoran makanan cepat saji. Alasan utamanya adalah susahnya untuk bahan ini dapat terurai di tanah, yaitu sampai ribuan tahun. Sehingga gelas ini sangat berpotensi menjadi limbah. Dan alasan keduanya adalah berkaitan dengan kesehatan, mulai dari masalah konsentrasi hingga depresi. Tidak begitu berbahaya saat gelas styrofoam diiisi dengan minuman dingin, namun sebaliknya saat diisi dengan minuman panas seperti kopi atau cokelat.

Fish filet sandwiches

makanan cepat saji img
Image: shutterstock.com

Berbeda dengan produk sandwich daging ayam ataupun sapi yang sangat populer dan memiliki banyak penggemar, produk ikan memang yang paling jarang dilirik. Itulah sebabnya fish filet rata-rata akan berada berjam-jam di tempat penyimpanan. Gak heran saat kamu memesan sandwich ini teksturnya tidak renyah lagi.

Baca juga:

Makanan Sehat yang Terlarang Saat Diet!

Dikira Makanan Yang Sehat, Kenyataannya Justru Sebaliknya

Related Articles