Perawatan Rambut Rusak Akibat Bleaching dan Pewarnaan Agar Rambut Kembali Sehat

Mar 02, 2017 by Kanya Anindita

Jika kamu baru saja melalukan bleaching pada rambut demi mendapatkan warna rambut idamanmu, kamu pasti bisa melihat perubahan drastis yang terjadi pada rambutmu. Tentu saja warna alami rambutmu kini sudah pergi, tetapi bukan cuma itu saja perubahannya. Rambutmu kini menjadi lebih kering, pecah-pecah, dan rapuh atau dengan satu kata yang lebih simple yakni rusak. Perubahan yang tidak menyenangkan, bukan?

Meskipun kini kamu sudah punya warna rambut yang selalu kamu idam-idamkan, tetapi kamu harus lebih fokus pada kesehatan rambutmu. Jangan terlalu mendambakan rambut warna-warni seperti yang dimiliki Kylie Jenner. Rambutnya memang selalu terlihat terawat dan rapi tanpa cela, tetapi tentu saja itu semua adalah berkat sang hairstylist yang handal dan perawatan yang ekstra. Jika nggak dirawat, rambutmu yang baru saja melalui proses bleaching dan pewarnaan malah akan membuat rambut rusak.

Oleh karena itu, kamu butuh perawatan yang lumayan intensif agar menghindari rambutmu dari kerusakan yang lebih parah dan membuatnya menjadi sehat. Yuk, simak beberapa langkah perawatan rambut rusak akibat bleaching dan pewarnaan berikut ini.

Tips Perawatan Rambut Rusak Dari Miignon

1. Jangan terlalu sering keramas dengan sampo yang bahannya bisa membuat rambut menjadi kering.

 

rambut rusak harus memilih shampo img
Sumber: HowToWashHair

Setelah kamu mewarnai rambut menjadi ombre atau dengan warna-warna rambut ekstrim lainnya yang membutuhkan bleaching, rambutmu akan terlihat menjadi lebih kusam. Sayangnya, banyak orang yang mengambil langkah yang salah yakni dengan semakin sering mencucinya dengan sampo. Menambah jadwal keramasmu malah hanya akan membuat rambutmu menjadi semikin kering. Sebaiknya kamu mencuci rambut pada saat kamu membutuhkannya saja, terutama di saat kulit kepala sudah terasa berminyak, normalnya dua kali dalam seminggu (tergantung pada kondisi rambut).

2. Meskipun nggak mencuci rambut, kamu tetap perlu ‘keramas’ dengan dry shampoo.

rambut rusak dihindari dengan dry shampoo pic
Sumber: makeupalley.com

Memang sebaiknya jadwal keramasmu agak dikurangi. Tetapi, bukan berarti kamu tetap membiarkan rambutmu kotor dan berminyak setiap hari. Kamu harus tetap menjaga kebersihan rambutmu setiap hari. Karena kamu nggak bisa mencucinya terlalus sering, gunakan lah dry shampoo atau sampo kering yang cara kerjanya mirip seperti sampo biasa. Dry shampoo ini lebih mirip seperti hairspray yang cara penggunaannya sangat praktis sehingga bisa diaplikasikan kapanpun dan di manapun. Selain membersihkan rambut, dry shampoo juga bisa menutrisi dan membuat rambut terlihat lebih berisi dan mudah dirapikan.

3. Hindari mencatok dan mengeringkan rambut dengan hair dryer.

 

Sumber: luvtobnatural.com

Mencatok dan mem-blow dry rambut hanya akan semakin merusaknya. Oleh karena itu, sebaiknya kamu menghindari pemakaian alat-alat panas pada rambutmu bila kamu nggak mau memperparah kerusakannya. Biarkan rambutmu mengering secara alami. Bila kamu terpaksa harus tetap menggunakan peralatan rambut yang panas seperti catok dan hair dryer, jangan lupa untuk mengaplikasikan heat protectant spray setelahnya (tetapi jangan terlalu sering ya!).

4. Gunakan deep conditioner sekali dalam seminggu.

Sumber: bluemaize.net

Menggunakan kondisoner biasa masih belum cukup untuk mengurangi kerusakan pada rambut setelah diwarnai. Cobalah untuk melakukan deep conditioning pada rambut satu dalam seminggu. Deep conditioner banyak di jua di berbagai toko kecantikan atau secara online. Cara penggunaannya sama seperti kondisioner biasa, tetapi deep conditioner akan memberi kelembapan yang lebih maksimal pada rambut.

5. Rutin menggunakan kondisioner setiap sehabis keramas.

Sumber: Pinterest

Bila kamu hanya menggunakan sampo saja saat keramas, rambutmu akan menjadi kering dan kasar meskipun sudah bersih. Untuk menjaga rambut agar tetap halus dan lembap, ingatlah untuk selalu menggunakan kondisioner setelahnya. Rambutmu akan terlihat lebih ringan dan mudah diatur.

6. Lindungi rambut dari sinar UV.

lindungi rambut dari sinar UV photo
Sumber: styleblazer.com

Karena tekstur rambutmu menjadi lebih pecah-pecah setelah diwarnai, maka rambutmu akan lebih sensitif terhadap hawa panas. Untuk menghindari kerusakan rambut yang lebih parah, sebaiknya kamu melindungi rambutmu saat kamu berada di luar. Kamu bisa mengenakan topi atau scarf jika kamu terpaksa harus berada di bawah terik sinar matahari terlalu lama. Jangan lupa juga untuk melakukan perlindungan ekstra dengan menyemprotkan spray pada rambut yang fungsinya mirip seperti sun screen pada kulit.

7. Gunakan masker pada rambut setidaknya sekali seminggu.

rambut rusak diatasi dengan masker rambut img
Sumber: hairlossandcare.com

Kamu nggak perlu pergi ke salon untuk melakukan perawatan ekstra pada rambut rusak akibat bleaching atau pewarnaan. Kamu bisa melakukan perawatan seperti hair mask di rumah. Banyak masker rambut yang bisa kamu jumpai di berbagai pasar swalayan, tetapi kamu pun bisa membuat masker rambut alami sendiri dengan menggunakan minyak kelapa atau lidah buaya.

8. Sering gunakan vitamin dan minyak khusus untuk rambut.

vitamin dan minyak rambut pic
Sumber: hairlossstuff.com

Untuk merawat kelembapan dan keutuhan rambut, selalu ingat untuk melakukan daily treatment dengan menggunakan vitamin atau minyak khusus rambut terutama setiap sehabis keramas. Kamu pun juga bisa menggunakan hair milk berbentuk spray yang bisa digunakan kapanpun dan di manapun. Sebaiknya kamu fokus pada rambut (terutama bagian ujung-ujungnya) dan bukan kulit kepala, karena kamu nggak mau menambah minyak pada kulit kepala.

Related Articles