Perasaan yang Cuma Dirasakan Pasangan LDR Setelah Sekian Lama Tak Bertemu

by :

Yang namanya Long Distance Relationship (LDR) alias hubungan jarak jauh tentu nggak punya waktu untuk bertemu sesering pasangan lainnya. Karena jarak dan waktu, maka kamu dan pasangan harus berjuang menahan rindu. Bersyukur zaman sekarang kamu masih bisa berkomunikasi meskipun hanya bercakap-cakap lewat pesan ataupun via suara.

Namun setiap penantian, pasti akan berujung pertemuan. Asalkan kamu dan dia mampu mempertahankan hubungan seperti ini. Jika kamu bisa memegang prinsip terpenting dalam LDR, yaitu percaya satu sama lain, maka jarak tak akan pernah menjadi halangan. Tinggal menunggu waktu untuk bertemu.

Ada sebuah hal spesial yang cuma dirasakan oleh para pejuang pasangan LDR. Apalagi kalau bukan kesempatan untuk bertemu. Dia yang selama ini hanya kamu rasakan hanya lewat suara, kini akan bisa dengan jelas terlihat dengan mata. Dan inilah perasaan yang selalu pasangan LDR rasakan setelah sekian lama tak berjumpa.

5 Hal Yang Hanya Dirasakan Pasangan LDR

1. Entah kenapa mood-mu berubah jauh lebih baik saat tahu akan bertemu dengannya

Saat mendengar kamu dan dia akan segera bertemu, perasaanmu tiba-tiba terasa jauh lebih baik. Mood-mu langsung berubah. Bahkan sakit pun mungkin bisa hilang saat tahu kamu akan melihatnya. Wajahmu tak pernah luput dari senyum yang tersungging di bibirmu. Pipimu merona karena menahan kebahagiaan. Akhirnya, penantianmu akan segera berakhir, walaupun sesaat.

2. Layaknya pasangan yang baru menjalin hubungan, hatimu berdebar hanya karena mengingat waktu pertemuan, bahkan matamu tak bisa terpejam

Meskipun hubunganmu bukan lagi seumur jagung, tapi jarak ini membuat hubunganmu masih terasa hangat. Layaknya pasangan yang baru saja menjalin hubungan, hatimu berdebar dan jantungmu berdegup lebih kencang setiap kali kamu ingat bahwa sebentar lagi akan bertemu dengannya. Bahkan, meski malam telah larut, matamu sulit untuk terpejam. Rasanya ingin membuat jarum jam berputar lebih cepat.

3. Mempersiapkan yang terbaik adalah segalanya. Mulai dari pakaian hingga kalimat yang akan kamu sampaikan saat bertemu nantinya

Karena ini adalah pertemuan yang dinanti, kamu tentu nggak ingin ada satu kekurangan pun. Segalanya kamu persiapkan. Mulai dari pakaian yang akan kamu kenakan, kemana saja akan menghabiskan waktu dengannya, bahkan percakapan tentang apa saja yang ingin kamu lakukan bersamanya. Hal tersebut menjadi list wajib yang harus kamu selesaikan sebelum momen yang ditunggu-tunggu itu datang.

4. Rasa grogi saat menunggu dia datang tak bisa kamu abaikan, telapak tanganmu dingin bahkan berkeringat

Hari pertemuan tiba. Kamu sengaja datang sedikit lebih cepat. Agar dia tak perlu menunggu. Perasaan grogi jelas terasa. Telapak tanganmu terasa dingin bahkan berkeringat karena saking gugupnya. Kamu berkali-kali memelototi angka di jam tanganmu. Memastikan bahwa memang hari ini yang dia janjikan untuk bertemu denganmu.

5. Pikiranmu penuh dengan berbagai pertanyaan, salah satunya apa yang harus kamu lakukan saat dia sudah berada di hadapanmu

Sembari menunggu kedatangannya, pikiranmu tak lepas dari berbagai pertanyaan. Setelah lama tak bertatap muka, apakah kamu masih ingat wajahnya? Apakah sekarang dia berubah? Apakah perasaanmu nanti setelah bertemu tetap akan sama? Bahkan kamu bingung memikirkan apa sebaiknya hal yang kamu lakukan saat dia berada di hadapanmu. Apakah cukup menyapanya, langsung menggenggam tangannya, atau bahkan lebih baik memeluk dirinya dengan hangat. Duh, drama!

6. Dan ketika momen itu datang, satu hal yang kamu tahu: rasa sabar dan percayamu dalam penantian terbayar sudah

Tapi ketika momen itu datang, saat kamu melihat dia dengan mata kepalamu sendiri, wujudnya yang akhirnya nyata, maka semua kerisauan dan pertanyaanmu tadi lenyap begitu saja. Ada perasaan lega yang tak bisa kamu jabarkan, ada kehangatan yang langsung mengaliri hati dan jiwamu saat melihat dirinya. Dan satu hal yang kamu tahu: rasa sabar dan percayamu dalam penantian terbayar sudah. Perjuanganmu menunggu tak sia-sia.

 

Dan meskipun pertemuan itu hanya sesaat, itu sudah cukup bagi kalian untuk kembali saling menguatkan. Membuktikan bahwa perasaan kalian jauh lebih kuat dibandingkan jarak dan waktu. Dan hingga saat pertemuan itu kembali datang, maka menunggu bukanlah hal yang tak perlu lagi ditakutkan.