Pendapat 4 Cowok Tentang Calon Istrinya Sudah Nggak Perawan

Apr 19, 2018 by Silvia Ayu

Budaya timur  mengajarkan kita banyak hal,  yaitu bahwa keperawanan perempuan harus selalu dijaga  dan melarang seks bebas sampai kita menikah. Meskipun demikian, hidup di abad 21 yang serba moderen ini,  seakan-akan budaya timur ini makin terkikis.  Faktanya, makin banyak orang yang tidak lagi mementingkan hal ini, bahkan  seakan-akan budaya barat sudah menjadi gaya hidup yang harus diikuti.  Tapi, inilah hal yang sudah umum di masyarakat Indonesia, apalagi pergaulan bebas sudah nggak mengenal usia. Bukan hanya menyasar mereka yang memasuki usia 20-an, anak-anak remaja pun nggak luput dari fenomena seks bebas ini.

Miignon pun setuju kalau pergaulan bebas memang perlu diberantas dari lini terkecil seperti keluarga. Bukannya menjadi fanatik tiba-tiba, tapi kamu bisa membayangkan nggak sih kalau hal-hal semacam ini dibiarkan dan apa yang akan terjadi di masa depan?

Namun kali ini, Miignon nggak akan membahas soal seks bebas, keperawanan atau pergaulan bebas secara mendalam. Yang akan Miignon bahas disini adalah  fakta bahwa meskipun keperawanan masih dianggap penting untuk wanita,  masih ada pria-pria yang bisa menerima calonnya tidak lagi perawan  lho! Selanjutnya, 5 cowok ini akan berpendapat soal “bagaimana jika calon istrinya sudah nggak perawan (?)”. Simak yuk bagaimana pendapat mereka!

Sudah nggak perawan bukan berarti nggak bisa jadi istri yang baik

“Sebelum menikah, istriku yang sekarang sudah nggak perawan. Dia nggak cerita, tapi aku tahu dari temanku. Lalu, aku tanya ke dia baik-baik dan dia jujur kalau sebenarnya dia memang pernah melakukannya dengan mantannya, tapi ditinggal pergi begitu saja. Pertama-tama sih nggak terima, tapi lama-lama aku jadi lebih legowo karena dia bisa membuktikan bahwa dia bisa menjadi istri dan ibu yang baik. Dia sabar dan juga bisa menerima aku apa adanya. Intinya sih jangan bosan-bosan berkomunikasi, sekecil apapun itu.”

Heru, Karyawan Swasta

Ini motivasi buat para cowok untuk lebih menjaga pasangannya lebih baik lagi

“Kalau tahu pasangannya sudah nggak perawan, pasti syok banget. Jadi kayak kebayang-bayang gimana buruknya dia di masa lalu. Tapi makin ke sini, gimana kalau kita udah terlanjur cinta sama dia? Gimana kalau kita nggak bisa jauh dari dia? Kalau aku sih, aku lebih kepada memotivasi diri sendiri untuk menjaga pasanganku lebih baik lagi. Meskipun dia sudah nggak perawan, ya itu risikoku sebagai orang yang bertemu dia bukan di waktu yang tepat. Tapi nggak apa-apa.”

No Name

Perawan atau nggak bukan prioritas di zaman sekarang, karena…

“Masih banyak hal lain yang perlu diprioritaskan selain keperawanan calon istri. Ya kalau memang kita ketemunya saat dia sudah nggak perawan, mau gimana lagi? Sedangkan berjuta kenangan, visi-misi dan komitmen sudah terlanjur dibentuk sekian lama. Kalau aku sih lebih ke open mind saja. Biar Tuhan yang mengatur. Toh, selama dia dan keluarganya baik sama aku, aku sih baik-baik aja…”

Kurniawan, Admin

Mengajaknya bicara baik-baik dan menanyakan bagaimana rencananya di masa depan adalah sebuah kebijaksanaan

“Aku sudah menikah dan tahu kalau calon istriku sudah nggak perawan setelah beberapa tahun pacaran. Dia jujur sendiri sama aku, aku pun langsung syok tanpa bicara apa-apa. Tapi selanjutnya, aku tanyakan ke dia kenapa dia bisa “melepas” keperawanannya begitu saja. Intinya dia khilaf dan aku menghargai itu sebagai bagian dari masa lalu. Yang terpenting, aku dan dia sudah tahu rencana apa yang akan kita rangkai di masa depan. Kita sudah sepakat untuk melupakan masa lalu, bukan terus mengungkitnya.”

Ardhi, Karyawan Swasta

Jadi, gimana menurut kalian, apakah menurut kalian keperawanan masih dianggap penting?  Lalu kalau kalian mendapat pasangan yang tidak lagi perawan, bagaimana pendapat kalian sendiri?

Yuk berikan pendapat kalian di kolom komentar!

Related Articles