Pakai Baby Oil Untuk Wajah, Aman Gak Sih?

Feb 23, 2018 by carmelw

Baby oil merupakan salah satu produk perawatan bayi yang terbukti memiliki banyak manfaat, di antaranya untuk melembutkan dan melembabkan serta mengatasi masalah kulit kering pada bayi. Dengan tekstur dan aromanya yang lembut membuat produk ini disukai banyak orang. Sehingga nggak jarang banyak orang dewasa kemudian menjadikannya sebagai pengganti produk kecantikan dan menggunakan baby oil untuk wajah.

Beberapa wanita dewasa juga gemar menggunakan baby oil sebagai rutinitas harian kecantikan mereka. Mereka akan menggunakannya sebagai pembersih wajah untuk mengangkat sisa make up yang membandel seperti bekas maskara, eye shadow, atau lipstik. Bahkan, baby oil yang memiliki nama generik topical emollient ini juga menggunakan sebagai produk untuk melembabkan kulit wajah.

Emollient sendiri adalah nama lain dari pelembab. Sehingga wajar jika kemudian banyak yang menggunakan produk ini untuk mendapatkan kelembaban pada area sekitar wajah dan mata, terutama malam hari sebelum tidur.

Sayangnya, nggak banyak yang tahu bahwa pemakaian baby oil sebagai produk kecantikan wajah orang dewasa ternyata tidak disarankan. Bukan saja karena kecenderungan kulit wajah orang dewasa yang seringkali memiliki masalah seperti kulit kering dan berminyak, lebih jauh lagi, terlalu sering memakai baby oil yang berbasis mineral oil dan mengandung lanonin rentan menimbulkan efek samping negatif bagi kulit wajah.

Buat kamu yang gemar memakai baby oil untuk wajah sebagai pengganti produk kecantikan wajah, sebaiknya berpikir ulang. Beberapa efek negatif di bawah ini menjadi alasan penting mengapa kamu harus segera menghentikan kebiasaan tersebut.

Efek Pemakaian Baby Oil Untuk Wajah

 

Baby oil menyumbat pori-pori kulit

Baby oil yang berbasis minyak mineral seringkali dianggap sebagai produk comedogenic yang berarti dapat menyumbat pori-pori. Bahkan, kadar mineralnya yang tinggi akan melapisi dan menyegel kulit sehingga dapat menjebak serta memperlambat kemampuan kulit untuk membuang kotoran dan racun di dalam pori-pori.  

Alih-alih membersihkan kulit, penggunaan pada wajah justru akan berpotensi menimbulkan jerawat, komedo, dan terjadinya pigmentasi pada kulit wajah.

Menyebabkan kulit menjadi tebal dan kasar

Baby oil terbukti aman bagi kulit bayi dan secara ampuh dapat digunakan untuk membersihkan sisa kosmetik yang membandel. Tetapi sebenarnya kandungan mineral yang ada di dalamnya tidak sesuai untuk wajah orang dewasa. Hal ini dapat menyebabkan tekstur kulit menjadi tebal dan kasar.

Mengurangi kelembaban alami kulit

Bagi mereka yang tinggal di daerah beriklim dingin, menggunakan baby oil yang mengandung mineral mungkin dapat menambah kelembaban kulit. Namun, pada orang-orang yang tinggal di daerah tropis, penggunaan rutin di bagian wajah terutama di area sekitar mata justru akan mengurangi kelembaban kulit.

Selain itu, meski memiliki fungsi melembabkan kulit, baby oil dikategorikan sebagai pelembab oklusi yang memiliki kecenderungan tekstur yang lengket dan dapat menyebabkan timbulnya rasa panas pada kulit sehingga sangat tidak cocok untuk digunakan pada kulit wajah.

Baca Juga: Meskipun Udah Bukan Umurnya Lagi, Produk Bayi Ini Tetap Bermanfaat Untukmu

Memicu terjadinya iritasi kulit

Pada umumnya, baby oil yang beredar di pasaran mengandung pewangi buatan meski tergolong aman dan aromanya cenderung lembut. Pada kulit wajah yang sensitif, penggunaan secara terus-menerus terutama pada area mata dapat mendorong terjadinya iritasi yang ditandai dengan kemudian munculnya rasa gatal, rona kemerahan, timbulnya rasa panas pada kulit, dan menyebabkan terjadinya pigmentasi atau perubahan warna kulit.

So, demi masa depan kulitmu, mulai saat ini hindari pemakaian baby oil untuk wajah. Lebih baik gunakan produk kecantikan yang memang sesuai dengan fungsinya masing-masing agar  tidak menimbulkan masalah baru pada kulit.

Related Articles