Nggak Semua Harus Diselesaikan Dengan Marah, Yuk Belajar Kendalikan Diri

by :

Biasanya, jika  suatu waktu dimana kamu merasa dalam keadaan kurang nyaman, atau katakanlah kondisi tidak seperti yang kamu harapkan, maka seringkali emosimu akan memuncak dan berujung dengan munculnya amarah. Kalau itu muncul sesekali masih bisa dibilang wajar, tetapi jika marah – marah sudah menjadi suatu kebiasaan, nah itu tandanya kamu harus mulai bisa belajar untuk mengendalikannya. Sering marah akan membuatmu menjadi pribadi yang nggak asyik lho. Kadang-kadang nggak semua teman bisa tahan  dan sabar  ketika menghadapi tipe-tipe orang tertentu misalnya yang pemarah seperti itu.

Jika kamu termasuk tipe pemarah, nggak heran jika seringkali merasakan dampak negatif emosi tersebut seperti stres, tekanan darah tinggi, serangan jantung, gangguan tidur, stroke, atau gangguan pernapasan (asma). Tentunya ini tidak baik selain untuk menjalin relasi juga untuk kesehatanmu sendiri. So, gimana sih caranya mengendalikan amarah yang seringkali muncul dan tidak terkendali?

Cara Mengendalikan Diri Saat Merasa Marah

Tarik Napas Dalam

Saat mulai merasa marah, cobalah untuk menarik napas dalam – dalam. Biarkan udara memenuhi seluruh rongga dadamu, dan berusahalah untuk rileks. Cobalah untuk  berbicara positif pada dirimu sendiri , dan sugestilah diri dengan kata-kata yang menenangkan misalnya “tenang-tenang” “santai saja”, ulangi kata-kata tersebut sambil bernapas sampai amarah mereda

Minum air putih

Ketika kamu merasa panik atau kesal, minum air putih juga dapat meredakan ketegangan.  Air putih dapat membuat dirimu lebih tenang karena memiliki efek seperti coklat yang dapat membuat rileks tubuh. Segeralah meminum air putih sebelum menanggapi orang lain atau kondisi yang memancing kemarahanmu.

Cobalah untuk diam sejenak

Ketika kamu sedang dalam kondisi emosi atau marah, jangan sampai kamu melakukan tindakan konyol yang membuat relasimu terhadap orang lain memburuk, misalnya dengan mengeluarkan kata-kata kasar yang dapat menyakiti temanmu. Ketika kamu sedang dalam kondisi marah atau emosi maka sebaiknya kamu diam terlebih dahulu dan menghitung dari 1 sampai 10 sebelum berbicara, atau ketika marahmu lebih besar, hitunglah sampai seberapa kamu mampu untuk meredakannya.

Tenangkan diri

Ketika kamu sudah berhasil untuk menarik napas, minum air putih dan kemudikan mencoba untuk diam sejenak, tahap berikutnya adalah tenangkan dirimu. Kamu bisa menccobalah untuk melakukan gerakan relaksasi atau juga  mendengarkan musik, menulis, meditasi atau melakukan yoga. Apa pun bisa kamu lakukan asal bisa membuatmu tenang.

Tersenyumlah

Orang yang bisa menghadapi masalah dengan cara tersenyum pasti punya kemampuan yang baik dalam menganalisis dan mencari solusi masalah. Cobalah untuk tersenyum bagaimanapun kondisimu, karena dengan tersenyum meskipun awalnya sebuah keterpaksaan, tapi terbukti ampuh mengendalikan emosimu.

Berolahraga atau melakukan aktivitas fisik

Aktif bergerak merupakan alternatif untuk memperbaiki mood sekaligus meredakan ketegangan dan kemarahan. Bila merasa kemarahanmu seringkali meningkat, berolahragalah, misalnya dengan berjalan kaki, lari, atau kegiatan favoritmu . Aktivitas fisik bisa menstimulasi zat-zat kimia dalam otak yang membuatmu lebih bahagia dan rileks dibanding sebelum melakukan kegiatan tersebut.

Berusahalah menjadi pendengar yang baik, dan posisikan dirimu pada posisi “lawan”

Mendengarkan orang lain sebelum bertindak bisa memperbaiki komunikasi, relasi, dan menciptakan kepercayaan. Seringkali, melakukan aktivitas “mendengarkan” seperti ini membantu mengklarifikasi kesalahpahaman yang memicu kemarahan  tanpa menimbulkan pertengkaran.

Mencari Solusi

Ketimbang menghabiskan energimu untuk marah marah dan berakhir tanpa penyelesaian. Carilah solusi dari permasalahan yang ada. Jangan biarkan dirimu terlarut dalam masalah, tetapi fokuslah pada proses penyelesaiannya.

Belajar mengendalikan emosi adalah tantangan tersendiri bagi setiap orang. Mulai saat ini cobalah meluapkan emosi dengan cara yang elegan dan terpelajar tanpa merusak citra dirimu di hadapan orang lain.Karena hanya dengan kesadaran dalam diri saja yang dapat membantu meredakan amarahmu.