Nggak Enaknya Jadi Cewek Manja. Please, Ubah Sikap Ini Sekarang Juga!

by :

Selain cantik dan pintar, tidak sedikit cowok yang mencari cewek yang mandiri dan bisa diandalkan dalam banyak hal. Godaan di zaman modern dan ‘ngerinya’ pergaulan akhir-akhir inilah yang membuat para cowok ini jauh lebih selektif dan tidak asal pilih dari tampilan fisik saja.

Bukan hanya berkaitan dengan cowok, cewek yang memiliki kemandirian ini akan dengan mudah menempatkan dirinya di mana dan kapanpun dia berada. Selain itu, cewek yang jauh dari sikap manja ini pun dirasa lebih dewasa dan tangguh dalam menghadapi lika-liku kehidupan.

Dari situ saja sudah kelihatan bahwa menjadi cewek manja itu sama sekali tidak ada faedahnya bukan? Biar lebih gamblang, berikut ini ada sederet dampak negatif dari sikap manja yang kamu miliki. Ini nih!

Dampak Negatif Jadi Cewek Manja

Kamu akan sulit diterima dalam pergaulan. Bagi lingkungan, kamu ini merepotkan!

Ambillah contoh saat kamu sedang mengadakan acara bersama teman-temanmu. Saat yang lain sedang sibuk-sibuknya mempersiapkan hidangan, hiasan sampai tata ruangnya, kamu malah asyik main handphone tanpa membantu sedikitpun. Atau, kamu hanya memerintah sana-sini tanpa tahu bahwa acara ini bukan hanya untuk satu orang, tapi demi kemasalahatan.

Itulah bentuk kemanjaan yang paling dibenci lingkungan sekitar atau teman-temanmu. Untuk itu, sebaiknya kamu mulai introspeksi diri supaya tetap memiliki teman yang loyal dan tidak ada yang ilfeel hingga menjauhi.

Para cowok akan berpikir dua kali untuk memilihmu sebagai calon istri. Ih, ngeri…

Cowok mana yang tahan jika berhubungan dengan cewek manja? Rasanya tidak ada, ya. Kebanyakan cowok ini malah menginginkan cewek dengan kemandirian tinggi dan tidak sedikit-sedikit menggantungkan segalanya pada orang lain.

Contoh kongkritnya, ketika cowoknya telat menjemput, cewek manja pasti akan uring-uringan bahkan marah besar. Berbeda dengan dia yang mandiri, persoalan kecil semacam ini hanya akan menjadi bumbu-bumbu dalam hubungan dan tidak menganggapnya serius. Terlihat jelas bukan bedanya?

Memangnya, mau sampai kapan jadi cewek manja? Lupa ya kalau kamu sudah dewasa?

Kamu sudah seharusnya menjadi panutan bagi adik-adik atau saudaramu yang lain jika usianya lebih muda darimu. Juga bukan lagi anak TK yang harus diladeni ibu ketika makan, mandi, buang air besar sampai menjelang tidur. Kamu sudah dewasa, sudah saatnya kamu lebih membuka mata!

Coba kamu berdiam diri sambil berpikir, mau sampai kapan kemanjaanmu ini dipertahankan? Apa harus menunggu orangtuamu tua dulu, lalu kamu bisa berpikir dewasa dan mandiri? Hmmm, think again!

Apa asyiknya jadi cewek manja? Yang ada, kamu jadi susah mau apa-apa

Seperti yang dijelaskan pada poin kedua bahwa tidak akan ada cowok yang bersedia memacari cewek manja, kali ini lebih buruk lagi dampaknya. Jadi, kamu akan kesulitan menata hidupmu kedepannya jika masih nyaman saja dengan sikap manja. Tidak akan ada kesempatan yang Tuhan berikan kepada hamba-Nya yang hanya berleha-leha, melainkan bagi mereka yang mau berusaha.

Nah, kemanjaanmu ini sangat identik dengan sikap berleha-leha dan ogah untuk ‘menjemput bola’. Sedangkan di zaman sekarang, pribadi tangguh nan mau berusaha keraslah yang paling dibutuhkan; lingkungan dan pekerjaan.

Dengan kenyataan-kenyataan yang ada tadi, yakin kamu masih mau bertahan dengan sikap manja kebangganmu itu? Tidak irikah kamu kepada orang-orang sukses berkat kemandiriannya di luar sana? Coba pikir dan yakini, bahwa manja tidak akan membawamu ke mana-mana!