Mengenal Teh Oolong, Jagonya Menurunkan Berat Badan dan Bikin Kulit Sehat

Jan 30, 2018 by carmelw

Selain teh hijau dan teh hitam yang kerapkali beredar di pasaran, ada satu jenis teh yang merupakan perpaduan rasa di antara keduanya, yaitu teh oolong. Sudah pernah mencobanya?

Teh oolong memang belum terlalu dikenal masyarakat Indonesia. Namun, jenis teh yang berasal dari Gunung Wuyi, Provinsi Fujian, China ini memiliki keistimewaan tersendiri lho. Rasanya merupakan paduan antara teh hijau dengan teh hitam dan punya kandungan anti oksidan yang lebih tinggi ketimbang lainnya.

Selain rasanya yang unik, kandungannya juga baik buat kesehatan lho. Teh oolong dikenal memiliki kemampuan untuk mencegah timbulnya penyakit kronis. Penyakit itu adalah penyakit jantung, gangguan inflamasi, dan menurunkan kadar kolesterol yang tinggi serta memiliki efek relaksasi dengan aromanya yang menenangkan.

Jenis teh ini menjadi istimewa karena diolah melalui proses semi-fermentasi, dimana prosesnya segera dihentikan saat daun sudah mulai berubah warna. Teh ini akan memiliki rasa yang pahit saat diseduh, tetapi meninggalkan rasa sedikit manis setelah diminum. Juga mengandung vitamin dan mineral yang penting bagi tubuh seperti kalsium, mangan, tembaga, beta karotin, vitamin A,B,C, E, dan vitamin K. Tak heran dengan berbagai kandungan di dalamnya, membuat teh oolong memiliki aneka manfaat yang luar biasa bagi tubuh.

Khasiat Teh Oolong

 

Menurunkan berat badan

Teh oolong mengandung senyawa polifenol yang sangat efektif dalam mengendalikan metabolisme lemak dalam tubuh, sehingga dapat mencegah terjadinya obesitas. Senyawa tersebut akan mengaktifkan enzim tertentu dalam tubuh sehingga dapat meningkatkan fungsi sel lemak dalam tubuh dengan cara membantu mengeluarkan lemak yang ada di dalam makanan agar tidak terserap seluruhnya oleh tubuh.

Melawan radikal bebas

Senyawa polifenol yang ada di dalam teh oolong yang kaya antioksidan juga bermanfaat untuk melawan radikal bebas penyebab utama terjadinya kerusakan sel dalam tubuh. Radikal bebas juga sering terbukti menjadi penyebab terjadinya berbagai penyakit termasuk kanker, stroke, diabetes, dan lain sebagainya. Rutin mengkonsumsi teh oolong juga terbukti dapat membantu menurunkan risiko berkembangnya kanker ovarium yang biasanya menyerang wanita.

Menjaga kesehatan kulit

Rutin mengkonsumsi teh ini juga dapat membuat polifenol yang terkandung di dalamnya akan naik ke atas permukaan kulit untuk melindungi kerusakan akibat sinar ultraviolet. Selain itu, sebuah penelitian menyebutkan bahwa dengan rutin meminum 3 cangkir teh oolong setiap harinya dapat menjaga kesehatan kulit. Termasuk untuk menyembuhkan kulit yang terkena gangguan eksim serta mengurangi iritasi dan masalah kulit kronis seperti dermatitis atopik.

Menyehatkan tulang dan gigi

Antioksidan yang terkandung di dalamnya akan melindungi gigi dari kerusakan sekaligus memperkuat struktur tulang sehingga dapat mencegah terjadinya osteoporosis.  Teh oolong juga dipercaya mengandung fluoride yang bermanfaat untuk memperkuat gigi dan mencegah gigi berlubang dan keropos.

Menyeimbangkan gula darah

Teh oolong seringkali digunakan sebagai minuman herbal untuk menyeimbangkan gula darah terutama untuk mengobati penyakit diabetes tipe 2. Kandungan di dalam teh ini bermanfaat untuk mengatur jumlah gula darah dan insulin dalam aliran darah sehingga tetap terjaga dengan stabil.

Terlepas dari semua manfaat yang terkandung di dalamnya, perlu diingat bahwa teh ini juga mengandung kafein yang tinggi. Hal ini bisa berdampak pada efek samping yang akan timbul seperti rasa cemas, sakit kepala, sulit tidur, diare, detak jantung tidak teratur, dan lain sebagainya. Sebaiknya batasi asupan yang masuk ke dalam tubuh, maksimal tiga cangkir setiap harinya. Karena segala sesuatu yang sehat tidak akan menjadi baik jika dikonsumsi secara berlebihan.

Related Articles