Mengenal Honey Skin, Tren K-Beauty Yang Bikin Wajah Lembab dan Mulus

by :

Selain dikenal sebagai pusat kecantikan, Korea Selatan juga populer sebagai salah satu negara yang selalu menciptakan tren yang kemudian menjadi viral di dunia kecantikan.  Jika sebelumnya, Negeri Ginseng itu mempopulerkan tren glass skin yang menampilkan efek kilap pada kulit wajah, di penghujung tahun 2017 lalu, para K-beauty terobsesi dengan tren anyar yang mereka sebut dengan honey skin.

Sebenarnya, jika dibandingkan dengan glass skin, honey skin bukanlah hal yang baru di dunia kecantikan Korea. Bahkan bisa dibilang, honey skin telah menjadi standart kulit sehat bagi para wanita di Korea. Namun, karena begitu banyak peminatnya, perawatan kecantikan ini kembali muncul dan diprediksi akan menjadi tren di tahun 2018.

Kepopuleran honey skin dapat dibuktikan dengan adanya lebih dari 180.000 postingan foto dengan tagar #honeyskin di Instagram dan segera saja diikuti para beauty enthusiast di seluruh dunia.

Perbedaan honey skin dengan glass skin

Meski sama-sama menampilkan kulit yang sehat, honey skin tentu saja berbeda dengan glass skin. Sayangnya, hingga kini masih saja banyak di antara para wanita yang kesulitan untuk membedakan keduanya.

Jika glass skin menciptakan efek wajah tampak transparan dan mengkilap sehingga hampir tembus pandang seperti pecahan kaca, honey skin yang dalam Bahasa Korea disebut dengan kkul-pi-bu sebenarnya adalah perawatan wajah dengan tampilan kulit yang kenyal, lembut, padat, lembab , serta bercahaya layaknya madu, tetapi tentu saja tidak menggunakan madu sebagai bahan perawatannya.  

Baca Juga: Korean Beauty Trend Glass Skin, Kulit Wajah Yang Bersinar Dengan Sempurna

Cara mendapatkan tampilan honey skin

Pada dasarnya, honey skin memfokuskan tampilannya pada kulit yang tidak kering serta terhidrasi dengan baik. Karenanya, dalam perawatan kulit untuk mendapatkan efek honey skin, difokuskan pada penggunaan skincare berbahan dasar minyak. Tetapi, hanya berlaku untuk beberapa item saja cleansing oil, dan serum oil.

Untuk item kecantikan lainnya seperti facial wash, toner, moisturizer tetap bisa menggunakan skincare harian yang biasa digunakan sehari-harinya. Jangan lupa juga untuk mengaplikasikan double cleansing untuk menghasilkan kulit yang bercahaya layaknya madu.

Selain itu, dilansir dari cosmo.ph Sarah Lee dari Glow Recipe menyebutkan untuk mendapatkan kesan dewy dan glowing tanpa kesan terlalu berminyak, penerapan layering skin care dengan kandungan minyak dan krim emmolien secara rutin juga terbukti dapat menghasilkan kulit berkilau seperti layaknya madu. Tentu saja penerapannya harus disesuaikan pada jenis kulit masing-masing, misalnya:

Untuk kulit normal  

Padukan skincare yang berbasis minyak dengan serum emas 24 karat yang tidak saja akan membuat kulit tampak lembab namun juga kenyal secara alami.

Untuk kulit kering

Jika kulit cenderung tampak kering, tingkatkan elastisitasnya dengan secara rutin mengaplikasikan minyak rosehip yang diekstrak dari buah mawar semak dan pelembab setiap malam.

Untuk kulit berminyak

Dapatkan kulit yang lembab alami dengan perpaduan krim non-oil dengan minyak argan yang telah terbukti dapat mengendalikan produksi sebum.

Untuk kulit kombinasi

Gunakan krim yang dapat menyeimbangkan dan menutrisi kondisi agar tidak terlihat terlalu berminyak atau bahkan kering.

Sedangkan hal lain di luar skincare yang harus dilakukan untuk mewujudkan honey skin adalah menjaga kandungan minyak alami pada wajah melalui asupan cairan tubuh, makanan yang mengandung lemak dan nutrisi alami. Di samping itu, hindari paparan AC yang secara terus menerus, dan rutinlah mengaplikasikan tabir surya saat berada di luar ruangan.

Tertarik untuk mengikuti tren honey skin ini?