Mengenal Astringent, Pembersih Ampuh Untuk Kulit Berminyak

Jul 05, 2018 by carmelw

Dibandingkan jenis kulit lainnya, umumnya, kulit berminyak membutuhkan langkah yang lebih ekstra dalam merawat wajahnya. Sebab, dengan kondisi kulit yang rentan terhadap munculnya komedo dan jerawat, pemilik kulit berminyak harus cukup telaten untuk membersihkan sisa makeup, debu, dan kotoran yang menempel di wajah secara menyeluruh.

Kenyataannya, membersihkan wajah hanya dengan sabun cuci muka saja ternyata tidak cukup efektif untuk mengangkat berbagai kotoran yang ada di atas permukaan wajah. Karena itu, dibutuhkan produk lain seperti astringent yang akan secara maksimal mengangkat sisa kotoran yang masih menempel terutama pada kulit berminyak.

Meski memiliki fungsi yang sama dengan toner, sebenarnya astringent memang diperuntukkan khusus bagi jenis kulit berminyak atau yang sedang mengalami jerawat. Produk berbasis alkohol ini dipercaya dapat membersihkan wajah sekaligus membantu mengecilkan pori-pori, mengurangi produksi sebum, menstabilkan pH kulit, dan juga membantu menghilangkan bakteri yang ada di kulit wajah.

Agar tidak salah dalam penggunaannya, kenali dahulu yuk 4 hal yang sebaiknya kamu tahu  sebelum mengaplikasikan astringent pada wajahmu.

astringent
Sumber: shutterstock.com

Kandungan astringent

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, astringent mengandung alkohol yang dalam pembuatannya seringkali dipadukan dengan sari cuka dan witch hazel. Witch hazel adalah salah satu jenis tanaman yang seringkali digunakan sebagai bahan utama pembuatan pembersih wajah sebab memiliki kemampuan untuk mengurangi peradangan. Kandungan yang ada dalam astringent ini sebenarnya dapat diaplikasikan langsung ke wajah, terutama untuk membantu mengencangkan kulit. Sayangnya, jika tidak dilarutkan cairan pembersih wajah ini justru dapat membuat kulit wajah menjadi kering dan sensitif. Karenanya, pilihan terbaik adalah menggunakan produk yang mengandung kedua bahan tersebut dan tentu juga formula lainnya dalam bentuk astringent.

Namun, untuk kulit yang lebih sensitif, para ahli dermatologi dan kecantikan akan merekomendasikan pembersih yang kandungan asamnya lebih ringan dibandingkan dengan astringent, sehingga dapat membantu menyeimbangkan pH kulit dengan kandungan gliserin dan bentuk glikol yang bukan alkohol.

Gunakan astringent sesuai kebutuhan

Selama ini, baik astringent maupun toner telah dikenal sebagai bagian dari rutinitas perawatan kulit yang efektif, terutama karena kemampuannya untuk menghilangkan kelebihan minyak sekaligus mengangkat kotoran. Faktanya, beberapa ahli kecantikan ternyata menyarankan astringent sebaiknya hanya digunakan saat diperlukan saja. Dengan komposisinya yang lebih kuat dibandingkan dengan pembersih lainnya, pembersih yang berbasis alkohol ini dikhawatirkan akan mengupas minyak alami kulit sehingga sangat berbahaya jika digunakan oleh pemilik jenis kulit normal atau kering.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Toner Lokal Harga di Bawah Rp 30 Ribu

Bahan alami pengganti astringent

Selain menghilangkan minyak dan mengontrol sebum, astringent juga diketahui dapat membantu mengecilkan pori-pori kulit dan mengontraksi jaringan tubuh. Beberapa bahan alami seperti lemon dan aneka buah beri seperti stroberi ternyata merupakan pembersih alami yang dipercaya dapat melakukan fungsi yang sama dengan astringent yang sekaligus juga bermanfaat untuk mengangkat sel kulit mati yang terperangkap di dalam kulit dengan fungsi eksfoliasinya. So, buat kamu yang nggak pingin menggunakan astringent berbahan kimia, dapat memanfaatkan masker buah-buahan tersebut untuk membersihkan wajahmu, lho.

Toner untuk rutinitas harian

Seperti yang disebutkan sebelumnya, astringent yang mengandung alkohol tinggi sebaiknya digunakan saat dibutuhkan saja. Sementara untuk rutinitas pembersihan wajah sehari-hari disarankan untuk menggunakan pembersih bebas alkohol seperti toner yang dikenal dapat membantu menyeimbangkan kadar pH kulit.

Baca Juga: Rekomendasi Produk Calendula Toner Untuk Sehatkan Kulitmu Versi Miignon

Saat ini penggunaan alkohol pada kosmetik memang sangat dihindari karena sifatnya yang dapat membuat kulit menjadi kering dan iritasi. Jadi, mulai sekarang pilih dan gunakan produk perawatan kulit wajah yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan demi mendapatkan kulit yang sehat sekaligus cantik secara alami.

 

Related Articles