Memahami Pluviophile, Si Penyuka Hujan Dan Kesendirian, Bukan Fiksi Lho !

Jul 03, 2017 by Alifah Puarada

Apa artinya hujan buat kita ? Penghambat aktifitas, alasan untuk mager, latar sempurna untuk galau-galauan, atau teman setia untuk mengenang memori lama ? Bagi sebagian besar orang, kehadiran hujan dianggap mengganggu. Menghambat rencana, bahkan merusak acara. Sering kan, kita berdoa semoga hari ini nggak hujan atau semoga besok hari cerah ? Kita suka keluar rumah untuk merayakan birunya langit, dan mengasosiasikan langit mendung dengan hari yang buruk.

Padahal hujan nggak selalu berarti jelek loh. Justru hujan adalah lambang rezeki. Tapi terlepas dari lambang rezeki dan kesuburan, ada orang-orang yang memang mencintai hujan. Menikmati aroma hujan yang membasahi tanah dan menganggap rintik hujan adalah musik dari alam. Bagi mereka, hujan bukan penghambat aktivitas melainkan sumber inspirasi. Saat yang lain merutuki hujan yang tiba-tiba turun, mereka bergembira. Mereka inilah yang disebut pluviophile, para pecinta hujan. Yuk, cari tahu ciri-cirinya untuk memahami pluviophile.

Memahami Pluviophile

Pluviophile Tersenyum Saat Langit Mendung

tersenyum saat mendung - memahami pluviophile pic

Pernah lihat orang tersenyum seperti bertemu bertemu teman lama saat langit mulai mendung ? Di saat yang lain mikirin jemuran belum diangkat, si pluviophile tenang-tenang saja. Suasana yang diciptakan langit mendung, kalau yang lain bilang muram, si pluviophile bilang magis. Awan kelabu bukannya membuat mereka murung tapi justru membuat mereka mereka merasa damai. Kalau di cerita dongeng orang-orang yang menyukai langit gelap adalah tokoh jahat, tapi percayalah, pluviophile bukan bagian dari tokoh jahat dalam dongeng.

Saat Hujan, Pluviophile Nggak Bisa Mengalihkan Pandangan Dari Jendela

Melihat hujan dari jendela, entah jendela rumah atau jendela mobil, memang bukan hal yang aneh. Biasanya, kita melihat hujan kalau suasana hati sedang mellow. Karena duduk di pinggir jendela saat hujan sambil memandang ke luar kan adegan drama banget. Kalau suasana hati sedang gembira sih kita akan memilih tiduran di tempat cozy saat hujan.

Berbeda dengan pluviophile. Mereka akan tetap memandangi hujan nggak peduli lagi galau atau nggak. Mereka pun bukan tipikal orang yang mudah galau saat hujan. Karena suasana hati mellow dan hujan nggak ada hubungannya. Pluviophile nggak bisa mengalihkan pandangan dari jendela karena mereka menemukan kedamaian dari tetes-tetes hujan.

Hujan Bukannya Bikin Mager, Justru Bikin Produktif

hujan tidak bikin mager img

Hujan-hujan memang paling enak males-malesan di atas kasur sambil cuddling atau selimutan. Entah sambil nonton DVD atau makan jagung bakar. Yang pasti, hujan yang menimbulkan hawa dingin selalu bikin kita mager alias males gerak.

Tapi nggak begitu dengan pluviophile. Hujan bukan alasan untuk bermalas-malasan. Justru hawa dingin yang menyertai hujan, serta suara rintik hujan adalah sumber inspirasi. Para pecinta hujan akan semakin produktif saat hujan turun. Apalagi para pluviophile yang pekerjaannya berkutat dengan laptop, saat hujan adalah waktunya menyelesaikan semua pekerjaan. Biasanya, semakin deras hujan semakin produktif pula para pluviophile.

Memahami Pluviophile : Nggak Takut Basah Kena Hujan, Tapi Nggak Apa-Apa Juga Diam Di Dalam Rumah

tidak takut basah img

Payung atau jas hujan adalah barang yang jarang dipunyai oleh pluviophile. Buat mereka, tetesan air hujan bukan sesuatu yang harus dihindari. Memakai payung atau jas hujan hanya membuat mereka nggak bebas bergerak dan nggak bisa menyentuh air hujan. Nggak heran, pluviophile akan senang hari hujan-hujanan seperti anak –anak meski seringnya urung karena merasa sudah dewasa. Jadi bagi pluviophile, di dalam atau di luar ruangan saat hujan sama-sama nggak masalah.

Sebagian Besar Mereka Ini Introvert

Memang nggak semua, tapi sebagian besar pecinta hujan adalah pribadi yang introvert. Mereka lebih suka sendirian dari pada berkumpul di keramaian. Bagi banyak orang akan terlihat aneh, ada orang yang suka menyendiri dan menyukai hujan. Tapi mereka bukan orang aneh kok, para pluviophile bukan anti sosial, hanya nggak banyak omong saja.

Nggak Pernah Merutuki Hujan

Setiap orang punya kesukaan dan karakter unik masing-masing. Tapi satu hal yang bisa kita contoh dari para pecinta hujan adalah : nggak pernah merutuki hujan karena hujan bukan alasan untuk kita mengeluh.

Related Articles