Manfaat yang Bisa Kamu Peroleh Jika Kamu Mengurangi Konsumsi Gula

Feb 21, 2017 by Kanya Anindita

Sebagai penggemar makanan manis, tentunya mengurangi konsumsi gula bukan hal yang mudah. Mungkin kamu merasa bahwa dengan mengurangi konsumsi gula, hidupmu nggak bakal terasa semanis sekarang. Padahal, yang akan terjadi justru malah sebaliknya, karena gula memiliki kandungan-kandungan yang kurang baik untuk tubuh dan bahkan bisa membahayakannya bila terlalu sering dikonsumsi.

Tenang saja, kamu nggak perlu benar-benar menghilangkan gula dari hidupmu. Kamu hanya perlu mengurangi asupannnya saja. Banyak manfaat yang bisa kamu peroleh jika kamu mengurangi konsumsi gula. Mau tahu apa saja? Yuk, cari tahu beberapa manfaatnya berikut ini.

Manfaat Mengurangi Konsumsi Gula

1. Berat badan yang ideal

 

mengurangi konsumsi gula membuat berat badan ideal pic
Sumber: pinterest.com

Salah satu manfaat yang bisa kamu rasakan jika kamu mengurangi konsumsi gula adalah berat badanmu yang turun secara signifikan. Kamu akan kaget saat melihat lingkar pinggangmu yang mengecil meskipun kamu nggak mengurangi makanmu.

Penelitian terbaru membuktikan bahwa orang yang melakukan diet gula bisa membakar 325 kalori lebih banyak daripada mereka yang hanya melakukan diet rendah lemak. Mengonsumsi terlalu banyak makanan manis dapat menyebabkan resistensi terhadap hormon insulin yang memicu tubuh untuk menyimpan ekstra lemak dan memperlambat metabolisme.

2. Pola makan berubah lebih sehat

 

Sumber: mindfood.com

Kamu yang terbiasa mengonsumsi banyak makanan manis akan selalu merasakan craving meskipun kamu nggak benar-benar membutuhkannya. Ketergantungan pada makanan manis ternyata bukan emotional disorder melainkan biological disorder yang dipicu oleh hormon dan neurotransmiter yang membuat kamu selalu menginginkan gula atau karbohidrat.

Ketika kamu mengonsumsi makanan manis, tubuh akan mengeluarkan serotonin dan beta-endorfin yang bisa meningkatkan mood, mengurangi kecemasan, dan meningkatkan percaya diri. Oleh karena itu, secara natural tubuhmu akan menginginkan kebahagiaan instan tersebut berulang kali. Tetapi, jika kamu sudah bisa mengatur konsumsi gula dari sekarang, maka craving tersebut akan menghilang dan kamu akan terbiasa menjalani pola makan yang lebih sehat.

3. Tidur lebih nyenyak

 

Sumber: appslicious.com

Masalah kadar gula merupakan salah satu penyebab utama insomnia. Dengan mengurangi konsumsi gula terutama sebelum tidur, kamu akan terhindar dari kenaikan kadar gula darah yang membuat kamu terjaga sepanjang malam.

Mengurangi asupan gula juga bisa membuat kamu terhindar dari pola naik-turunnya kadar gula yang menyebabkan seseorang jadi mudah terbangun di malam hari. Kalau kamu membutuhkan snack di malam hari, coba pilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks dan rendah gula seperti oatmeal dan roti gandum yang bisa menjaga kadar gula dalam darah dan meningkatkan tingkat serotonin dalam otak sehingga dapat membuat tidurmu lebih nyenyak.

4. Kulit menjadi lebih mulus

 

Sumber: abeautyclub.com

Salah satu dampak positif yang bisa kamu raih setelah mengurangi konsumsi gula adalah kulit yang lebih halus dan bersih. Kenapa bisa begitu? Karena proses gilikasi yang ada pada gula ternyata bisa menyebabkan keriput pada kulit dan merusak elastisitas kulit sehingga kulit akan menjadi kusam dan tampak lebih tua.

Makanan manis dengan glikemik tinggi juga terbukti bisa memperparah jerawat karena ia memicu fluktuasi hormon yang akhirnya menyebabkan peradangan. Coba mulai sekarang perbanyak buah-buahan dan mengganti gulamu dengan kayu manis atau madu untuk menjadikan kulitmu lebih sehat.

5. Tubuh lebih berenergi

 

mengurangi konsumsi gula membuat tubuh lebih berenergi img
Sumber: combiboilersleeds.com

Makanan manis memang bisa memberikan energi secara instan, tetapi sayangnya energi tersebut nggak bertahan lama dan tubuhmu malah mudah lelah. Kenapa demikian? Ini dikarenakan proses penghancuran makanan manis yang begitu cepat sehinga kadar gula darah meningkat dan otak berhenti memproduksi orexin, yakni neuropeptida yang berperan dalam memberikan perintah dari otak ke tubuh.

Itulah mengapa mengonsumsi makanan manis terutama di siang hari hanya akan membuat kamu mengantuk dan kehilangan konsentrasi untuk belajar atau bekerja. Hanya dengan mengganti menu makan siangmu dengan protein dan karbohidrat kompleks, tubuhmu akan lebih bertenaga dan kamu pun akan lebih bersemangat menjalani harimu.

6. Kemampuan berpikir menjadi lebih maksimal

 

Sumber: EnkiVillage

Terlalu banyak mengonsumsi makanan manis bukan hanya akan merusak gigi, tetapi ternyata juga bisa merusak fungsi otak. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi terlalu banyak gula dapat menyebabkan kerusakan pada fungsi kognitif dan mengurangi protein yang diperlukan untuk daya ingat dan responsif. Jadi, makanan manis justru hanya akan membuat kemampuan berpikirmu melamban. Sebaliknya, mengurangi makanan manis akan membuat kamu lebih mudah fokus dan  mengingat sesuatu.

7. Mood yang lebih baik

 

mood lebih baik pic
Sumber: cosmo.ph

Memang benar bahwa es krim atau cokelat bisa menjadi mood booster yang instan. Tetapi, ternyata rasa senang yang kamu rasakan itu hanya bersifat sementara sehingga ketika hormon endorfin sudah tidak bekerja, kamu akan berusaha memunculkannya lagi dengan mengonsumsi lebih banyak makanan manis. Tentunya ini bukan kebiasaan yang baik.

Makanan manis juga terbukti memiliki pengaruh yang cukup besar pada rasa khawatir, depresi, marah, dan perubahan drastis pada mood atau yang disebut dengan mood swings. Apakah kamu mau merasa senang sementara namun setelahnya merasa anxious dan mudah marah? Bila kamu masih merasakan craving, coba pilih cokelat hitam yang rendah gula atau sorbet buah-buahan untuk sebagai pengganti es krim.

8. Jauh dari berbagai penyakit

 

jauh dari penyakit img
Sumber: pinterest.com

Terlalu banyak mengonsumsi gula hanya akan mendekatkan kamu pada berbagai penyakit seperti diabetes, jantung, kanker, kolesterol tinggi, stroke, obesitas, dan masih banyak lagi. Hindari makanan yang mengandung banyak karbohidrat olahan dan glukosa seperti roti putih, kentang goreng, dan bahkan minuman bersoda. Karena memproduksi sitokin yang bisa menyebabkan inflamasi atau peradangan dalam tubuh.

Penelitian menunjukkan bahwa mereka yang memenuhi 25 persen kebutuhan kalorinya dari gula memiliki kemungkinan meninggal dunia akibat kardiovaskular dua kali lebih banyak daripada mereka yang hanya mengisi kebutuhan kalorinya dengan gula tidak lebih dari 10 persen. Kalau kamu bisa mengurangi konsumsi gula disertai dengan pola hidup yang sehat, resiko terkena berbagai penyakit akan semakin berkurang.

Mungkin kamu sudah berupaya menjalani hidup sehat dengan mengonsumsi sereal, salad, dan buah-buahan kering. Tetapi, apakah kamu sudah yakin bahwa makanan-makanan tersebut terbebas dari gula? Saat ini sudah banyak makanan mengandung banyak gula yang berkedok makanan sehat, jadi kamu perlu memperhatikan nutrisi dari setiap makanan yang kamu konsumsi.

 

Referensi:

http://www.ecowatch.com/10-incredible-health-benefits-of-a-sugar-detox-1882063339.html

http://livewell.jillianmichaels.com/benefits-sugar-diet-5008.html

http://www.nutritionsecrets.com/what-happens-when-you-quit-sugar/

Related Articles