Keramas Tanpa Shampoo, Why Not? Rambut Lebih Sehat Dengan 6 Cara Ini

Jul 13, 2018 by carmelw

Banyak orang yang tidak menyadari bahwa keramas dengan menggunakan shampoo berbusa ternyata bukan hal terbaik dalam rutinitas perawatan rambut. Sebab, kandungan kimia dan alkohol dalam shampoo seringkali menyebabkan timbulnya rasa gatal pada rambut dan membuat kulit kepala menjadi kering sehingga menghasilkan lebih banyak minyak. Tentu saja hal ini bukan hal yang menyenangkan bagi siapa saja yang mengalaminya, kan?

Salah satu solusi terbaik yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan rambut tersebut adalah membiasakan diri untuk mencuci rambut tanpa menggunakan shampoo. Meski rutinitas ini tampak tidak biasa dan membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri, tetapi cukup direkomendasikan untuk mendapatkan rambut sehat dan berkilau tanpa harus berurusan dengan bahan kimia dalam shampoo yang biasa digunakan. Selain itu keramas tanpa shampoo dan menggunakan bahan penggantinya, juga dinilai lebih hemat sebab dapat membuat rambut tetap bersih, setidaknya empat hingga lima hari lebih lama.

Tertarik untuk mencobanya? Berikut ini beberapa tips keramas tanpa shampoo yang direkomendasikan khusus untuk kamu.

Baking soda

keramas tanpa shampoo
Sumber: pixabay.com

Baking soda yang bersifat basa direkomendasikan untuk kulit kepala yang bersifat asam. Menggunakannya untuk keramas dapat bermanfaat untuk mengembalikan keseimbangan pH rambut demi mengatasi berbagai masalah rambut terutama bagi mereka yang memiliki jenis rambut berminyak dan halus. Campurkan satu sendok makan baking soda ke dalam satu cangkir air hangat, lalu aduk hingga larut dan gunakan untuk mencuci rambut seperti biasa. Bilas hingga bersih dan lakukan secara rutin setidaknya empat hari sekali.

Cuka apel

keramas tanpa shampoo
Sumber: pixabay.com

Cuka apel dapat digunakan setelah pemakaian baking soda sebagai alternatif penggunaan conditioner dengan sifat asamnya. Campurkan satu atau dua sendok makan cuka apel ke dalam dua cangkir air atau sesuai dengan kebutuhan, lalu aplikasikan larutan tersebut di seluruh kulit kepala dan rambut, diamkan selama beberapa menit, kemudian bilas dengan air dingin hingga benar-benar bersih.

Jus lemon

keramas tanpa shampoo
Sumber: pixabay.com

Penggunaan jus lemon sebagai pengganti shampoo sangat direkomendasikan bagi mereka yang memiliki rambut lurus atau yang rentan terhadap ketombe. Cobalah untuk mencuci rambut dengan menggunakan campuran jus lemon dan air hangat dengan takaran yang sama, gosok dengan lembut dan diamkan selama 10 menit lalu bilas hingga bersih untuk mengatasi ketombe yang mengganggu.

Dry shampoo

keramas tanpa shampoo
Sumber: shutterstock.com

Dry shampoo dapat digunakan oleh mereka yang masih ragu untuk melakukan rutinitas tanpa menggunakan shampoo, tetapi ingin memperlama jarak antara waktu keramas. Semprotkan dry shampoo pada akar rambut dan tunggu hingga kering sebelum menyisirnya. Yang perlu diingat, hindari penggunaan shampoo kering ini lebih dari dua hari berturut karena dapat menyumbat pori-pori kulit kepala.

Baca Juga: Dry Shampoo Bukan Hanya Untuk Keramas Lho. Ini 7 Kegunaan Lain Dry Shampoo

Kondisioner

keramas tanpa shampoo
Sumber: shutterstock.com

Siapa sangka kondisioner dapat digunakan untuk mencuci rambut, terutama bagi mereka yang memiliki rambut keriting atau ikal yang cenderung kering dan kasar. Aplikasikan kondisioner ke seluruh permukaan kulit kepala dan rambut sambil dipijat dengan rembut untuk membersihkan semua kotoran dan ketombe dari rambut tanpa perlu menggunakan shampoo yang berbusa.

Air

keramas tanpa shampoo
Sumber: shutterstock.com

Untuk membuat rambut menjadi bersih tanpa memakai shampoo, ternyata tidak harus dengan menggunakan cara yang kering. Manfaatkan aliran air untuk mencuci rambut seperti biasa dan pijatlah kulit kepala seperti saat keramas dengan menggunakan shampoo biasanya.

Perubahan rutinitas keramas tanpa shampoo ini mungkin akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk membuatnya jadi terbiasa. Karena itu, cobalah lakukan keramas secara berselang antara shampoo dan penggantinya serta kurangi frekuensinya saat sudah mulai terbiasa melakukannya. Gimana, menarik bukan?

Baca Juga: Ternyata, Cara Kita Menyisir Rambut Selama Ini Salah

Related Articles