Kenapa Kamu Cenderung Lebih Banyak Makan atau Compulsive Eating Saat Sedang Menstruasi?

Mar 13, 2018 by Alifah Puarada

Compulsive Eating atau Binge Eating atau Hasrat Makan ditandai dengan dorongan kuat dan tak terkendali untuk mengkonsumsi makanan dalam jumlah besar. Dalam beberapa kasus, Compulsive Eating berkembang menjadi Binge Eating Disorder (BED) atau overeating yang terus menerus. Compulsive Eating biasanya terjadi pada waktu-watu tertentu seperti pada hari-hari menjelang waktu menstruasi dan selama menstruasi.

Tanda-tandanya?

Kamu makan saat tidak merasa lapar atau bahkan saat kamu merasa kenyang.

Sering makan makanan dalam jumlah besar.

Merasa kesal atau malu setelah makan dalam jumlah besar.

Makan secara rahasia atau bahkan makan terus sepanjang hari.

Jadi Kenapa Kamu Cenderung Lebih Banyak Makan atau Compulsive Eating Saat Sedang Menstruasi?

Cortisol

Kamu pernah mendengar kata ini? Kalo belum ayok kenalan dengan hormon stres kita. Pada saat menstruasi, tubuh biasanya menghasilkan lebih banyak cortisol untuk membantu mengatasi efek menstruasi pada tubuh kita.

Tapi peningkatan cortisol ini juga memicu kenaikan berat badan pada bagian tengah tubuh kita dan meningkatkan hasrat untuk makan makanan manis atau sugar craving.

Peningkatan cortisol menyebabkan penigkatan sensitivitas insulin yang menyebabkan banyaknya penggunaan gula darah dalam tubuh, makanya tubuh kita rendah gula dan mereka meresponsnya dengan keinginan untuk menambah gula dalam tubuh.

Serotonin

Dengan meningkatnya cortisol, terjadilah penurunan hormon serotonin. Hormon ini lah yang membuat kita menjadi ceria dan merasa baik-baik saja. Karena Serotonin kita menurun, kita jadi tergoda untuk meningkatkan kadar makanan kita untuk merasa lebih baik. Biasanya kita jadi pengen makan karbohidrat yang bisa meningkatkan produksi serotonin.

Progesterone

Progresterone juga turun nih selama waktu mendekati dan masa menstruasi. Ini lah yang menyebabkan gejala PMS dan depresi. Ini adalah alasan kenapa kita jadi pengen ngemil mulu.

Jadi gini, karena Progesterone kita menurun, Serotonin lah yang harusnya bertindak untuk mengimbangi perubahan mood. Tapi serotonin kita juga lagi turun produktivitasnya karena cortisol level kita naik. Udah lah kita jadi PMS kan. Makanya tubuh kita yang teriak-teriak minta asupan gula dan karbohidrat untuk menyeimbangkan semuanya.

Magnesium

Kamu pengen coklat saat menstruasi? Itu adalah respon alami terhadap penipisan magnesium.

Perubahan hormonal selama periode menstruasi dan stres fisik menguras magnesium dalam tubuh kita. Ini juga mempengaruhi serotonin, karena dia bergantung pada magnesium untuk berproduksi dan berfungsi.

Dan makanan apa yang kaya magnesium? Cacao. Jadi nggak usah khawatir kalo kamu makan coklat saat menstruasi, karena tubuhmu memerlukannya. Semakin coklat dan gelap coklat yang kamu pilih, semakin banyak magnesium yang kamu dapatkan.

Gimana Cara Mengatasinya?

compulsive eating menstruasi image
Source : pixabay.com

Atur Pola Makanmu

  • Catat apa saja yang kamu makan terutama saat kamu sedang pengen-pengennya.
  • Usahakan makan makanan sehat setiap hari dan kurangi makanan yang mengandung gula olahan.
  • Makan makanan berserat tinggi seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dsb. Ini akan membuatmu kenyang lebih lama.

Ngemil Pintar

  • Jangan beli junk food. Buat cemilan sehat di rumah dengan berbagai tekstur dan rasa.
  • Nggak usah ke pesta atau kalo kamu harus, minumlah air putih atau infused water.
  • Mengunyah permen karet.
  • Pengen manis-manis? Bikin smoothies atau ngemil buah atau kacang (caramel).

Buatlah Gaya Hidup Sehat

  • Stres dapat menyebabkan makan secara emosional. Jadi jangan lupa olahraga, relaksasi, tidur teratur dan jaga pandangan agar selalu positiv.

 

Related Articles