Jangan Korbankan Diri Demi Gaya, Ini Bahaya Fatal di Balik Kawat Gigi Palsu

Apr 06, 2018 by carmelw

Demi tampil gaya dan mengikuti tren yang sedang berlangsung,  beberapa waktu lalu para remaja terutama di kawasan Asia Tenggara seperti Filipina, Thailand, dan Indonesia sendiri berlomba-lomba untuk memasang kawat gigi sebagai aksesoris yang dianggap dapat membuat mereka tampak keren dan fashionable. Meski sebenarnya hal ini mereka lakukan tanpa adanya indikasi untuk memperbaiki kondisi pertumbuhan gigi sebelumnya.

Parahnya, banyak di antara mereka yang memasang kawat gigi bukan dengan menggunakan jasa dokter gigi yang memang ahli di bidangnya, melainkan pada tukang gigi yang tidak berkompeten hingga penjual behel yang ada di jalanan. Tentu saja itu artinya, behel yang mereka pakai bukan yang berkualitas atau bisa dibilang produk palsu yang bahkan bisa diperoleh secara bebas di online shop dengan harga yang sangat murah.

Ciri kawat gigi palsu

kawat gigi palsu untuk bergaya img
Sumber: shutterstock.com

Untuk membedakan behel itu palsu atau asli sebenarnya mudah saja kok. Ciri-cirinya sangat mudah dikenali bahkan oleh kita yang awam ini.

Kawat gigi palsu dibandrol dengan harga murah

Sebenarnya dari segi harga, keaslian kawat gigi sudah dapat terlihat. Kawat gigi asli yang memang diperuntukkan untuk perawatan orthodonti biasanya mematok biaya pasang minimal Rp4000000 belum termasuk biaya perawatannya. Sedangkan kawat gigi palsu bisa diperoleh dengan harga seratus ribu bahkan kurang dari itu.

Pemasangan kawat gigi palsu tidak harus sepaket

Kawat gigi asli yang dipasang oleh dokter spesialis ortho biasanya dipasang secara sepaket pada gigi atas dan bawah secara bersamaan. Sedangkan yang palsu dapat dipasang di salah satu lokasi, pada gigi atas atau bawah saja.

Bahan yang digunakan untuk membuat kawat gigi palsu tidak terjamin keamanannya

Meski sama-sama menggunakan stainless steel sebagai bahan dasar pembuatannya, tetapi behel palsu tentu saja memiliki kualitas yang berbeda. Umumnya, kawat gigi asli menggunakan bahan yang terjamin dari segi keamanan dan kehigienisannya, sedangkan yang palsu biasanya terbuat dari bahan kawat biasa yang tidak terjamin mutunya.

Baca Juga: Cara Paling Gampang Yang Bisa Kamu Lakukan Di Rumah Untuk Gigi Putih Bersih

Bahaya di balik pemakaian kawat gigi palsu

kawat gigi palsu bahaya img
Sumber: shutterstock.com

Ironisnya, mereka yang kerapkali menggunakan kawat gigi palsu mungkin tidak menyadari bahwa ada bahaya yang mengancam di balik tren tersebut. Bahkan menurut berita yang sempat beredar, ada dua insiden kematian di Thailand yang terjadi akibat penggunaan kawat gigi palsu ini.

Terlepas dari itu semua, pemakaian kawat gigi palsu memang memiliki dampak negatif terutama yang berhubungan dengan kesehatan, seperti :

Mengganggu kerja rongga mulut

Pemasangan kawat gigi yang tidak dilakukan dengan cara yang benar bisa mengganggu kerja rongga mulut. Akibatnya proses mengunyah akan terganggu dan menyebabkan kurangnya asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh.

Merusak tatanan gigi

Pemasangan kawat gigi palsu dapat menghancurkan jaringan lunak dan tulang sehingga menyebabkan pertumbuhan gigi terhambat dan dapat merusak tatanannya. Parahnya lagi hal ini dapat menyebabkan gigi rontok sehingga membutuhkan prosedur mahal untuk memperbaiki kerusakannya.

Menyebabkan alergi

Bahaya lain dari pemasangan kawat gigi palsu adalah timbulnya reaksi alergi karena bahan kimia beracun yang mungkin dipakai pada karet atau logam yang dipasang pada gigi.

Melihat banyak dampak negatif dari pemakaian kawat gigi palsu yang dapat membahayakan kesehatan, sangat dianjurkan untuk berkonsultasi dengan ahli orthodontist agar terhindar dari kejadian yang tidak diinginkan. Dan yang terpenting adalah memilah tren mana yang patut untuk diikuti dan mana yang sebaiknya ditinggalkan. Nggak semua yang ngetren harus diikuti ‘kan?

Baca Juga: Cara Terbaik Memutihkan Gigi

Related Articles