Inilah Alasan Mengapa Berjalan Cepat Lebih Sehat Ketimbang Berlari

Jun 14, 2018 by carmelw

Beberapa waktu belakangan ini, olahraga lari semakin banyak diminati dan sudah menjadi sebuah tren yang berkembang, terutama di kota-kota besar. Ini terbukti dengan semakin banyaknya komunitas-komunitas lari dan event-event lari yang diadakan baik di tingkat kota bahkan internasional. Namun, tidak semua orang cukup tertarik untuk mengikuti tren ini dan kemudian lebih memilih bentuk olahraga lain, seperti berjalan cepat misalnya.

Faktanya, meski sama-sama olahraga dengan menggerakkan kaki, tetapi jika dibandingkan dengan berjalan cepat pada dasarnya berlari dapat mengakibatkan tekanan yang berlebih pada tubuh serta meningkatkan risiko cedera seperti cedera lutut, otot paha dan keseleo, terutama bagi mereka yang memiliki berat badan berlebih. Selain itu, berjalan cepat dapat adalah olahraga yang cocok untuk dilakukan berbagai kelompok usia, serta tidak memerlukan peralatan khusus untuk melakukannya.

Berdasarkan sebuah penelitian yang diterbitkan dalam British Journal of Sports Medicine mengatakan bahwa berjalan cepat dapat mengurangi tingkat kematian hingga 24 persen. Bahkan, menurut Profesor Emmanuel Stamatakis dari Universitas Charles Perkins Center, rutin melakukan jalan cepat secara produktif memiliki kesempatan hidup yang lebih panjang jika dibandingkan dengan mereka yang kerapkali berjalan dengan santai dan cenderung lambat. Sebab, kebiasaan berjalan dengan sangat lambat memiliki risiko kematian lebih cepat dua kali lebih tinggi akibat serangan penyakit jantung.

berjalan cepat img
Sumber: shutterstock.com

Secara umum, berjalan cepat ternyata terbukti dapat meningkatkan kesehatan dan detak jantung sehingga memiliki manfaat sebagai berikut ini:

Meningkatkan sirkulasi darah

Dengan meningkatnya detak jantung, maka diharapkan sirkulasi darah menjadi lancar sehingga jumlah kolestrol jahat dalam tubuh dapat berkurang dan kolestrol baik dalam tubuh dapat meningkat.

Menstimulasi sistem pencernaan

Dengan berjalan cepat secara rutin setidaknya 30 menit sehari, maka sistem pencernaan dalam tubuh akan terbantu sehingga proses metabolisme akan berjalan dengan lancar pula.

Baca Juga: 5 Resep Minuman Elixir Yang Membantu Pencernaan dan Meningkatkan Metabolisme

Membantu pembentukan otot

Berjalan kaki dengan cepat setiap hari dapat membantu pembentukan otot dan meningkatkan rasio otot dan lemak pada tubuh, sehingga otot kaki, lengan, paha, dan bokong akan tampak kecang dan sehat.

Membantu mengurangi lemak otot di daerah sendi

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya,  berjalan cepat cocok bagi mereka yang kelebihan berat badan atau overweight, karena dapat membantu mengurangi lemak otot di area dekat sendi. Sebab, lari ataupun jogging seringkali dianggap tidak cukup efektif sebab dapat berisiko meningkatkan tekanan pada otot lutut dan juga punggung.

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Orang yang rutin berjalan cepat telah terbukti lebih jarang terkena penyakit flu, sebab sistem kekebalan tubuhnya meningkat seiring dengan bertambahnya produksi sel darah putih.

Meningkatkan harapan hidup

Selain kebiasaan naik tangga, mengayuh sepeda dengan cepat, berenang, aerobik yang sama-sama dipercaya dapat meningkatkan harapan hidup, jalan cepat lebih dianjurkan untuk dilakukan terutama bagi mereka yang berusia lanjut.

Seseorang yang rutin melakukan jalan cepat setiap hari setidaknya selama 30 menit dan dibarengi dengan diet sehat akan dapat terhindar dari berbagai masalah kesehatan, sehingga dapat meningkatkan harapan hidup setidaknya 5 hingga 7 tahun.

Baca Juga: 10 Makanan Yang Baik Untuk Kamu Setelah Berolahraga

Meski terlihat mudah,  tetapi sebenarnya jalan cepat memerlukan teknik yang tepat agar hasilnya efektif.  Selain itu, diperlukan kecepatan yang dapat membuat sedikit kehilangan napas dan juga langkah kaki yang sesuai dengan panjangnya kaki. Selanjutnya langkahkan kaki dari tumit hingga ujung kaki dan gerakkan kedua tangan seirama dengan langkah kaki. Sebaiknya hindari membawa barang yang dapat mengganggu pergerakan,  terutama pada kedua tangan.

 

Related Articles