Fakta Penting Yang Harus Kamu Tahu Sebelum Terobsesi Memiliki Thigh Gap

Nov 23, 2017 by carmelw

Beberapa tahun terakhir ini muncul sebuah tren di antara para remaja wanita usia awal 20an yang disebut dengan thigh gap. Thigh gap banyak diunggah melalui postingan media sosial seperti Tumblr, Twitter, dan Instagram. Disana menampilkan foto close up bentuk kaki yang ramping cenderung kurus para remaja wanita tersebut. Postingan tentang thigh gap ini bahkan menggunakan hastag “thinspiration” sebagai bentuk ungkapan kegembiraan karena telah berhasil mendapatkan celah di antara kedua paha dalam yang tidak bersentuhan saat kaki berdiri.

Tren thigh gap ini banyak berkembang di Amerika bahkan Korea. Bagi penganutnya, memiliki celah atau ruang di antara kedua paha dianggap suatu daya tarik tersendiri. Sering diidentikan sebagai bentuk kefemininan seorang wanita.

Namun, setiap hal baru pasti ada pro dan kontra di dalamnya. Di satu sisi thigh gap yang begitu diagung-agungkan oleh penganutnya ternyata menuai kecaman keras oleh para kritikus. Tatkala para selebgram dan beauty blogger yang pro anoreksia menggembor-gemborkan thigh gap sebagai suatu tren kecantikan yang ideal. Tanpa mereka sadari, keinginan untuk mendapatkan bentuk paha ramping ini ternyata mendorong timbulnya berbagai masalah kesehatan dan kejiwaan. Hal ini sangat membahayakan bagi mereka yang memiliki tidak dapat mencapai obsesinya .

Sebelum terlanjur jauh ikutan terpengaruh, ada empat fakta tentang memiliki thigh gap yang perlu kamu tahu sebelum memutuskan untuk mengikuti tren ini.

Fakta tentang memiliki thigh gap #1 : Thigh gap terbentuk karena struktur tubuh

penyebab memiliki thigh gap img
Sumber: rebelcircus.com

Banyak orang mengira bahwa thigh gap hanya dapat terjadi pada orang-orang yang terobsesi pada tren kecantikan yang membuat tubuh mereka tampak kurus dan tidak sehat. Faktanya, struktur tulang dan bentuk tubuhlah yang menentukan apakah secara fisik memungkinkan seseorang memiliki celah di antara pahanya.

Pada intinya, thigh gap ditentukan oleh lebar pinggul dan sudut tulang panggul dimana beberapa orang dengan pelvis lebar memungkinkan dirinya untuk memiliki tulang kaki yang terpisah lebih jauh sementara orang dengan pelvis yang lebih sempit mungkin memiliki tulang kaki yang saling berdekatan.

Fakta tentang memiliki thigh gap #2 : Thigh gap sering dianggap obsesi yang tidak realistis

thigh gap
Sumber: vixendaily.com

Masih berhubungan tentang struktur dan ciri fisik tubuh, thigh gap sering dianggap sebagai obsesi yang tidak realistis untuk dicapai. Usaha apa pun yang dilakukan misalnya dengan berolahraga atau melakukan latihan fisik lain secara keras hanya akan mengencangkan otot namun tidak bisa mengurangi jarak di antara kedua paha.

Bahkan, melakukan bedah plastik atau pun sedot lemak tidak akan dapat menghilangkan otot atau mengubah strutur tulang kaki. Apalagi jika secara genetik cenderung memiliki otot yang cenderung besar.

Fakta tentang memiliki thigh gap #3 : Tren ini bisa jadi membahayakan

thigh gap
Sumber: bodybuilding.com

Banyak remaja wanita rela melakukan apa pun demi mendapatkan celah di antara kedua paha mereka. Salah satunya adalah memaksakan diri melakukan diet ketat hingga kelaparan demi mengurangi lemak yang akhirnya berdampak pada gangguan makan yang parah. Parahnya, banyak di antara mereka yang mengalami peningkatan tekanan diri yang menyebabkan depresi atau bahkan keinginan untuk bunuh diri saat obsesi tersebut tidak dapat diwujudkan.

Fakta tentang memiliki thigh gap #4 : Hanya sebuah tren

thigh gap hanya sebuah tren pic
Sumber: pexels.com

Hanya ada satu hal yang perlu diingat dan disadari oleh mereka yang merasa putus asa karena tidak dapat mencapai celah pada paha kaki. Memiliki thigh gap hanyalah sebuah tren yang saat ini sedang ramai dibicarakan. Seperti biasanya, tren yang tampak modis dan kekinian saat ini mungkin akan segera berganti dan terlupakan begitu saja di tahun berikutnya.

Ke-empat fakta di atas sebenarnya ingin menegaskan bahwa memiliki thigh gap secara alami memang bagus. Tapi yang pasti kamu tidak perlu melakukan hal-hal berbahaya untuk mewujudkannya. Seperti Marylin Monroe yang tetap cantik tanpa adanya celah dalam kedua pahanya. So, kamu adalah kamu, menjadi cantik artinya dapat menerima diri apa adanya. Bukan begitu, Girls?

 

Related Articles