Bukan Hanya Pekerjaan, Pastikan Cowok Yang Ngajakin Nikah Sudah Begini

by :

Mempunyai niat baik untuk menikah memang bukanlah hal yang mudah. Terutama jika justru cowoklah yang memiliki keinginan itu terlebih dahulu. Bisa dibilang itu menandakan bahwa dia adalah orang yang bertanggung jawab dan tidak hanya ingin main-main sama kamu. Namun banyak faktor yang perlu kamu perhatikan dari seorang cowok yang ngajakin nikah.

Pekerjaan memang salah satu hal yang akan menjadi pertimbangan utama. Tetapi apakah itu saja sudah cukup? Apalagi jika kamu belum lama mengenal cowok ini. Meskipun niatnya memang baik, tetapi tidak cukup itu saja girls. Kamu harus memastikan bahwa dia memang tipe cowok yang sudah siap menjadi pendampingmu untuk selamanya.

6 Sikap yang harus dimiliki oleh cowok yang ngajakin kamu nikah

 

persiapan nikah img
Image: freepik.com

Selalu terbuka dengan semua hal

Menjadi seorang partner bukan sekedar selalu bersama. Dia harus bisa terbuka tentang segala hal kepadamu. Mulai dari yang baik hingga yang buruk. Tidak boleh ada yang disembunyikan kepadamu. Tidak pula masih ada kata “jaim” ataupun “sungkan” pada cowok yang akan segera menikahimu. Dari sini juga akan terlihat seberapa jujur cowok ini. Seberapa jauh dia dapat berbagi tentang dunianya kepadamu.

Tidak menuntut ini itu

Jangan hanya percaya pada ucapan “aku bakal nerima kamu apa adanya”. Jika sejak awal dia sudah sering menuntut banyak hal kepada kamu, sudah pasti dia tidak benar-benar dapat menerima semua hal tentang kamu. Saat dia memberikan alasannya untuk mengajak kamu agar menjadi orang yang lebih baik mungkin memang bisa diterima. Tapi semua hal membutuhkan proses, termasuk perubahan yang harus kamu lakukan. Dia tetap tidak boleh memaksakan keinginannya begitu saja kepadamu. Kalau belum-belum sudah bnyak menuntut, apa jadinya saat kalian sudah menikah nanti?

Bukan hanya kamu, tapi juga bisa menerima keluargamu

Menikah bukan hanya antara kamu dan cowokmu. Orangtua juga sosok penting yang juga harus diperlakukan sama. Saat menikah, orangtuanya akan menjadi orangtuamu juga dan sebaliknya. Pastikan jika dia bisa menerima kondisi keluargamu seratus persen. Sehingga tidak akan ada perlakuan yang berbeda pada keluargamu saat kalian sudah menikah kelak.