Cara Mengatur Budget Pernikahan Agar Tidak Diluar Kontrol

Jun 03, 2018 by Karina Mustika

Menikah memang sebuah hal yang sangat ditunggu-tunggu terutama oleh calon pengantin wanita. Sejak disetujuinya hubungan dengan pacarmu oleh orang tua, dan kalian mulai merencanakan semua untuk hari besar tersebut pasti perasaan campur aduk akan muncul. Senang, bersemangat, deg-degan, serta berbagai perasaan lainnya. Tapi ingat, sebelum semua keseruan persiapan tersebut kamu harus memikirkan budget pernikahan matang-matang girls!

Bisa dibilang budget merupakan hal yang paling penting menyangkut acaramu tersebut. Jangan karena terlalu senang kamu lalu menghambur-hamburkan uang untuk vendor-vendor mahal, atau malah hal yang sebenarnya tidak perlu. Gak mau kan ternyata pengeluaranmu bertambah terus sampai-sampai tidak terkontrol? Nih, Miignon akan kasih tips supaya kamu bisa mengontrolnya dengan baik.

budget pernikahan img
Image: shutterstock.com

Tips untuk mengatur budget pernikahan dengan baik

Konsultasi dengan yang sudah lebih dulu menikah

Sudah tentu membuat perencanaan anggaran dilakukan di awal sebelum kamu memulai yang lain. Nah hal ini yang janan sampai kamu lewatkan. Kamu gak harus kok menggunakan jasa dari wedding planner yang biasanya cenderung untuk pesta besar. Karena meminta pendapat dan konsultasi tidak hanya bisa dilakukan dengan wedding planner.

Caranya dengan meminta saran dari orang-orang terdekat yang sudah lebih dulu melaksanakan pernikahan. Kamu dapat bertanya baik tentang rekomendasi vendor, hingga kesulitan apa saja yang kira-kira akan dihadapi oleh calon pengantin. Dengan berbagi pengalaman tersebut kamu dapat informasi yang tentunya akan menjadi bahan pertimbangan yang baik untuk acaramu tersebut.

Tidak perlu selalu mengikuti tren yang ada

Melakukan sesi foto prewedding hampir dilakukan oleh setiap pasangan yang akan menikah. Bermula dari tren undangan dengan foto calon pengantin, lalu prewedding berubah menjadi tren yang dilakukan sekalipun tanpa foto di dalam undangan. Padahal nih kalo dipikir-pikir, sebenarnya foto prewedding tidak sepernting itu. Tidak ada masalah jika kamu dan pacarmu tidak melakukannya.

Itu adalah sebuah contoh dari tren yang terbentuk dalam masyarakat. Sudah seharusnya kamu dapat memilah mana yang perlu dan tidak. Jangan menggunakan budget pernikahan hanya karena ikut-ikutan tren yang sedang berlaku.

Jangan mengutamakan gengsi

Menikah itu harus dengan resepsi yang mewah. Menikah itu harus mengundang banyak sekali tamu. Atau menikah itu harus serba “wah” karena hanya dilakukan sekali seumur hidup. Apa kamu masih memiliki pendapat seperti ini girls? Jika iya tidak heran jika pengeluaranmu untuk acara pernikahan akan membengkak terus-menerus.

Menikah memang hanya dilakukan sekali seumur hidup. Dan wajar jika kamu menginginkan yang terbaik. Namun tetap kamu harus menyesuaikan dengan kemampuanmu. Karena tujuan utama dari pernikahan bukan dilihat dari seberapa besar pesta yang kamu adakan. Jangan hanya mengutamakan gengsi lalu kamu kelabakan di akhir karena budget-mu yang menjadi tidak terkontrol.

Jangan mudah tergiur dengan tawaran menarik yang berkaitan dengan pernikahan

Tipa terakhir agar kamu dapat mengontrol budget pernikahan dengan baik adalah dengan tidak mudah tergiur dengan segala bentuk tawaran menarik. Kecenderungan dari seorang cewek yang bahagian karena akan segera menikah, adalah mudah sekali “meng-iyakan” semua tawaran yang ada di hadapannya.

Terutama dengan embel-embel “promo” dan kamu akan merasa harus mengambil produk atau jasa tersebut. Disini kamu harus dapat berpikir baik-baik dengan logikamu. Apakah tawaran-tawaran tersebut memang menguntungkan atau malah merugikan. Hati-hati girls, karena terkadang baik wedding planner atau para vendor sudah mengetahui jika calon pengantin sangat mudah dibujuk.

 

Baca juga:

Pernikahan Sangat Penting, Ini yang Harus Kamu Lakukan di Hari Spesialmu

Hindari Memakai Ini Saat Datang ke Resepsi Pernikahan

Related Articles