Apa Beda Essence, Booster, Serum, dan Ampoule?

Mar 08, 2017 by Alifah Puarada

Perawatan kulit belakangan ini tidak hanya terdiri dari cleanser – toner – moisturizer saja, tapi berkembang bahkan hingga 10 step. Meskipun metode perawatan kulit 10 langkah sudah dikenal beberapa tahun lalu, namun masih ada sebagian orang yang belum familiar dengan beberapa tahap dan produknya.

Inti dari perawatan kulit sebenarnya hanya membersihkan, menutrisi, dan melindungi. Namun sesi “menutrisi” ini bisa dipecah ke dalam serangkaian tahapan : mempersiapkan kulit, mengeksfoliasi, menghidrasi, menetralkan PH, memperbaiki masalah kulit, menutrisi lapisan kulit terdalam, baru kemudian melembapkan. Dari situlah muncul produk-produk bernama essence, serum, booster, sampai ampoule.

Empat produk itu berbeda fungsi lho ! Pusing, ya ? Apalagi seringnya produk-produk tersebut berasal dari luar negeri jadi tidak ada penjelasan bahasa Indonesianya. Selain itu beberapa merek memiliki sebutan sendiri untuk produk-produknya. Ada yang memasarkan essence dengan nama serum, ada juga yang memasarkan serum dengan nama essence. Dan ada pula yang merilis produk serum dan essence. Jadi harus rajin-rajin observasi sendiri.

FYI, urutan pemakaian skin care adalah : Exfoliating Toner —> Hydrating Toner —> Booster —> Ampoule —> Serum —> Essence —> Emulsion —> Moisturizer / Face Oil —> Sleeping Mask

Keempat produk ini punya persamaan yaitu digunakan sebagai perawatan untuk masalah kulit tertentu, dipakai sebelum moisturizer cream. Perbedaan essence, booster, serum, dan ampoule lihat di bawah ini.

Perbedaan Essence, Booster, Serum dan Ampoule

Essence

Sebenarnya produk essence sangat mirip dengan serum, baik tekstur maupun fungsinya. Namun essence sedikit lebih kental. Kadang ada juga merek yang menyebut serum dengan essence (terutama untuk produk perawatan kulit asal Jepang dan Korea), atau menamai produk essence dengan sebutan serum. Jika kamu memiliki produk essence dan serum, urutan pemakaiannya adalah serum terlebih dulu.

Contoh produk : Laneige Water Bank Essence, L’occitane Immortelle Brightening Essence

Booster

booster - facial treatment img

Produk booster digunakan sebelum memakai toner, jadi semacam fondasi untuk langkah-langkah skin care selanjutnya. Kadang disebut juga pre-serum atau pre-essence. Sama seperti namanya, booster berfungsi untuk memaksimalkan performa produk perawatan kulit. Jadi kalau kamu sudah memakai bermacam-macam produk namun hasilnya tidak signifikan, mungkin saatnya kamu menambahkan booster dalam skin care routine kamu.

Booster memiliki tekstur bermacam-macam, ada yang seperti air, ada yang seperti lotion atau bahkan gel.

Contoh produk : SK-II Facial Treatment Essence, Secret Key Starting Treatment Essence.

Serum

serum pic

Dibanding dua produk sebelumnya, serum yang paling familiar sebagai step skin care yang lebih advance. Serum memiliki fungsi sebagai perawatan kulit yang targeting, yaitu intensif mengatasi suatu masalah kulit. Misalnya, serum untuk melawan kerutan, ataus serum untuk mencerahkan kulit.

Tekstur serum cenderung lebih thick daripada yang lainnya, konsistensinya mendekati minyak atau emulsion. Kandungan dalam serum pun lebih rich, bisa berbahan dasar air atau minyak. Biasanya serum dikemas dalam botol kaca gelap karena komposisinya adalah bahan aktif yang sensitif terhadap cahaya.

Contoh produk : Sensatia Botanicals Anti Wrinkle Serum, Innisfree Green Tea Seed Serum

Ampoule

Memiliki konsentrasi paling tinggi dibanding tiga produk sebelumnya, ampoule dijual dengan harga yang mahal. Efek yang dihasilkan ampoule pun terbilang lebih cepat dibanding yang lain. Kandungan bahan aktifnya memiliki dosis yang tinggi sehingga pemakaiannya pun cukup sedikit-sedikit saja.

Produk ampoule sering tersedia dalam kemasan botok kaca gelap berukuran 30ml atau dala bentuk ampul sekali pakai.

Contoh produk : Missha Time Revolution Night Repair Science Activator

Bagaimana ? Sudah tahu kan perbedaan essence, booster, serum, dan ampoule dan fungsinya masing-masing ? Pilih sesuai kebutuhan kulitmu ya !

Related Articles