Alasan Kenapa Gap Year Diperlukan Setelah Lulus Kuliah

May 09, 2018 by Gabriella Sakareza

Kalau kamu baru saja lulus kuliah, mungkin kamu sedang berpikir apakah akan langsung melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi, atau mau langsung kerja, atau mau santai-santai dulu saja ya? Kamu tidak harus memforsir dirimu kok untuk langsung mencari beban tanggung jawab baru. Semakin dewasa, kamu semakin punya hak untuk mengatur hidupmu sesuai keinginanmu.

Gap year, ini adalah sebutan untuk masa senggang saat setelah lulus kuliah. Banyak hal yang bisa dilakukan di masa gap year ini, termasuk kalau tidak ingin melakukan apa-apa dan hanya bersantai atau liburan. Jadi kamu tidak perlu khawatir dengan omongan negatif orang apabila kamu ingin menggunakan masa bebas ini.

Atau, kamu masih ragu kenapa sih gap year itu ada dan kenapa harus ada? Ini dia alasannya!

Alasan Kenapa Gap Year Diperlukan Setelah Lulus Kuliah

1. Rehatkan pikiran

source: pixabay.com

Sewaktu kuliah, kamu pasti mengeluarkan beban pikiran yang banyak, apalagi saat mengerjakan tugas akhir. Dan begitu beban tersebut telah terselesaikan, kamu berhak kok beristirahat dan tidak mengerjakan hal lain yang bisa menambah beban pikiran lagi. Proses rehat otak ini memang perlu, apalagi sebelum kamu akan menerima beban yang baru dan lebih berat dari perkuliahan.

2. Nikmati masa muda dengan bebas

source: pixabay.com

Kapan lagi kamu bisa pergi bermain dan liburan dengan bebas? Tanpa memikirkan sisa jatah absen, atau harus mengambil berapa hari cuti, sisa juti dalam setahun, dan sebagainya. Pulang liburan, kamu masih bisa beristirahat dengan bebas di rumah. Enak kan? Mengisi hari-hari dengan main dan liburan!

3. Asah bakat dan kemampuan

gap year mengisi liburan img
source: pixabay.com

Kalaupun kamu sudah menetapkan apa yang akan kamu lakukan setelah ini, ada baiknya kamu mengasah dulu bakat dan kemampuanmu terlebih dahulu. Misal, kamu ingin bekerja sebagai sekretaris atau reporter, kamu bisa mengambil kursus sekretaris, atau belajar mengenai penulisan yang baik untuk menulis berita. Kalaupun bukan melalui kursus, sudah banyak buku-buku panduan khusus profesi yang bisa dicari di toko buku.

4. Menetapkan profesi atau jurusan kuliah selanjutnya

gap year graduation img
source: pixabay.com

Kalau kamu ingin bekerja tapi belum tahu mau jadi apa dan masuk bidang apa, kamu bisa nih mulai mencari referensi dengan mendatangi berbagai seminar, atau sekadar menonton film yang menceritakan profesi terkait. Beberapa perusahaan juga mempersilahkan orang umum untuk datang dan bertanya-tanya mengenai pekerjaan di tempat tersebut.

Apabila ingin kuliah lagi, mungkin tidak semua orang akan mengambil arah yang sesuai dengan kuliah waktu di D3 atau S1 kemarin. Pasti kamu sering dengar istilah salah jurusan kan? Kalau salah jurusan sudah biasa terjadi di D3 atau S1, jangan sampai ini terjadi lagi di S2. Maka penting bagi kamu untuk mengetahui apa yang sebenarnya ingin kamu pelajari.

Baca juga

Apa yang Bisa Kamu Lakukan Selama Gap Year Kuliah? Lakukan 5 Hal Ini!

Tips Yang Perlu Dilakukan Sebelum Memilih Jurusan Kuliah

Related Articles