8 Cara Membuat Rambut Lebih Bervolume

Apr 24, 2018 by carmelw

Punya rambut halus dan tipis, mungkin terlihat menyedihkan. Kombinasi kedua jenis rambut ini memang seringkali membuat penampilan tampak kusam dan bahkan seringkali terlihat seperti orang yang sedang sakit.

Meski demikian, bukan berarti dunia berhenti berputar hanya gara-gara masalah rambut saja kan? Nggak perlu putus asa dulu, Girls. Berikut ini ada 9 tips untuk mengubah rambut lebih bervolume. Simak baik-baik yuk.

 

Tips membuat rambut lebih bervolume versi Miignon

Pilihlah shampoo yang tepat

Pilihlah shampo yang dapat menyegarkan akar rambut dan membersihkan kulit kepala serta mengandung bahan yang dapat mengembangkan batang rambut. Biasanya shampo jenis ini memuat kata volumizing di labelnya. Lakukan pemijatan kulit kepala juga untuk memelihara kesehatan akar rambut serta merangsang pertumbuhan folikel rambut.

 

Lakukan teknik blow dry

Blow dry adalah teknik yang biasanya digunakan untuk mengeringkan sekaligus menata rambut. Teknik ini jika dilakukan dengan tepat dipercaya menjadi salah satu cara untuk membuat rambut tampak bervolume.

Langkah pertama semprotkan produk pelindung panas ke seluruh permukaan rambut untuk melindungi rambut agar tidak mudah patah. Untuk mendapatkan volumenya, tundukkan kepala menghadap ke bawah, kemudian sisir rambut dengan menggunakan sikat bulat sambil di-hair dryer dari area leher hingga ujung rambut untuk menghilangkan kelembaban rambut. Selanjutnya balik kepala ke posisi semula dan lakukan pengeringan rambut pada area lainnya.

Baca Juga: Dengan Mengikuti Cara Ini, Dijamin Hasil Blow Dry-mu Cetar Maksimal

Gunakan rol rambut

Teknik ini dianggap sebagai cara tercepat untuk menghasilkan tampilan rambut lebih bervolume. Setelah melakukan blow dry, gulunglah rambut dengan menggunakan rol rambut pada sisi rambut bagian depan sekitar 20 menit kemudian semprotkan sedikit hair spray untuk mempertahankan volume rambut.

Menyisir ke arah belahan yang berbeda

Biasanya seseorang akan cenderung memilih menyisir ke arah belahan yang sama secara terus-menerus. Padahal, kebiasaan ini akan membuat pertumbuhan rambut di tempat tersebut terhambat, sehingga akan membuatnya tampak tipis dan mudah rontok dari hari ke hari. Solusinya, cobalah untuk menyisir ke arah belahan yang berbeda untuk membuat rambut lebih bervolume.

Menyisir rambut secara terbalik

Menyisir rambut secara terbalik ternyata dapat merangsang pertumbuhan rambut dengan lebih cepat sekaligus membuat rambut bervolume. Selain itu cara ini juga dapat membuat akar rambut melawan efek gravitasi yang dianggap akan membuat rambut mudah patah.

Baca Juga: Rambut Tipis VS Rambut Halus, Bagaimana Cara Membedakannya?

Gunakan produk penguat akar rambut

Untuk rambut yang cenderung halus, tipis dan mudah patah, gunakan produk kecantikan yang dapat memperkuat akar rambut. Carilah yang formulanya ringan sehingga tidak akan memberatkan rambu, serta  aplikasikan di seluruh permukaan kulit kepala. Pastikan penggunaannya di saat rambut basah, sebab penguat akar tidak akan bekerja saat rambut kering.

Gunakan dry shampoo

Umumnya, dry shampoo digunakan saat kondisi rambut terasa kotor, berminyak, dan lepek. Namun, untuk kondisi tertentu, kamu dapat melakukan tindakan pencegahan yaitu melapisi kulit kepala dengan dry shampoo saat rambut sudah kering setelah keramas untuk menghalangi munculnya minyak di kulit kepala dan membantu rambut tampak lebih bervolume.

Lakukan pewarnaan rambut

Jika semua hal di atas sudah dilakukan dan belum berhasil, langkah terakhir agar rambut lebih bervolume adalah lakukan pewarnaan rambut. Permainan warna pada rambut seringkali dianggap manjur untuk mengubah penampilan rambut yang terlihat tipis, misalnya dengan teknik highlight yang berfungsi untuk menonjolkan sebagian rambut untuk memberikan kesan lebih bervolume. Pilih warna yang sesuai dengan jenis rambut dan warna kulit yang kamu miliki, ya.

Beberapa di antara cara di atas seperti penggunaan hair dryer dan spray rambut, mungkin tidak boleh terlalu sering dilakukan karena dapat membuat rambut semakin mudah rusak. Sebaiknya, pilihlah cara yang paling sesuai dengan kondisi rambutmu dan lakukan di saat rambut memang benar-benar membutuhkan saja.

 

Related Articles