7 Lagu Tulus yang Hits, Romantis dan Puitis

May 28, 2018 by Gabriella Sakareza

Tulus merupakan penyanyi solo pria yang memiliki ciri khas yang tiada tara. Meskipun ada banyak penyanyi solo pria di Indonesia, tapi bagi para pecinta musik Indonesia pasti setuju kalau tidak ada penyanyi lain seperti Tulus? Mungkin kalau diibaratkan dengan penyanyi Hollywood, Tulus bisa dibilang Sam Smith-nya Indonesia! Lagu Tulus pun sangat dicintai oleh banyak orang.

Apa saja lagu Tulus yang berhasil melambungkan namanya di jagat musik Indonesia? Ini dia!

 

Berikut ini beberapa lagu Tulus yang dicintai banyak orang versi Miignon

1. Jangan Cintai Aku Apa Adanya

Lagu Tulus “Jangan Cintai Aku Apa Adanya” bercerita tentang rasa terima kasih seorang lelaki kepada kekasihnya yang selalu mencintainya apa adanya, walau si lelaku seringkali mengecewakannya. Ia merasa tuntutan memang perlu untuk membuat hubungannya semakin maju.

“Jangan Cintai Aku Apa Adanya” bercerita tentang kehidupan badut keliling (diperankan oleh Tulus) dan istrinya (diperankan oleh Reti Ragil) yang adalah pelatih tari tradisional. Sang badut menggali potensinya, sehingga berkembang menjadi aktor film dan bisa memberi kehidupan lebih layak pada keluarganya.

2. Sepatu

Saking hitsnya lagu ini, akhirnya Tulus sampai membuat versi bahasa Jepangnya! Sepatu dialihbahasakan ke dalam Bahasa Jepang menjadi berjudul “Kutsu”. Lagu tersebut sudah rilis di Negeri Sakura itu.

Awalnya, ada beberapa pilihan lagu untuk diterjemahkan ke dalam Bahasa Jepang. Tetapi, hanya lagu “Sepatu” yang maknanya tidak bergeser ketika diterjemahkan ke dalam Bahasa Jepang.

3. 1000 Tahun Lamanya

Lagu 1000 Tahun Lamanya merupakan sebuah lagu yang dibawakan oleh Jikustik. Namun lagu tersebut kemudian di recycle oleh penyanyi hits bernama Tulus. Karena dibawakan ulang oleh Tulus, tak pelak lagu tersebut kemudian menjadi hits yang begitu digandrungi oleh kaum muda.

1000 tahun lamanya merupakan sebuah lagu yang bercerita tentang seseorang yang bersedia menunggu orang yang dicintainya untuk bisa move on.

4. Teman Hidup

Tulus mengenang sosok ibu dalam lagu Teman Hidup. Lagu cinta yang turut melambungkan nama Tulus di industri musik. Ia juga menceritakan bahwa sang ibu selalu menjadi penikmat setia karya-karyanya.

“Lagu Teman Hidup itu salah satu inspirasinya dari ibu. Monokrom itu ada momen-momen dengan ibu saya, Monokrom itu mengenang ulang tahun pertama saya yang dirayakan,” ujarnya dilansir dari metrotvnews.com.

5. Gajah

Dengan judul “Gajah”, kamu pasti ngeh kan kalau dari judulnya saja pasti kisah lagunya anti mainstream? Rupanya, Tulus sengaja mengambil tema dan judul Gajah karena ia merasa ada cerita yang mengikat dirinya dengan seekor gajah.

“Lagu berikutnya adalah lagu asli tentang apa yang saya alami waktu kecil. Waktu kecil dulu bentuk saya seperti gajah dan saya dipanggil gajah. Saya gak suka dipanggil gajah,” ujar Tulus saat tampil di 4th Ramadhan Jazz Festival di Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (12/7).

Tapi hal tersebut menjadi inspirasi Tulus ketika bakat nyanyi dan mencipta lagunya muncul. Setelah mencari tahu tentang Gajah lewat dunia maya, Tulus pun menciptakan lagu Gajah.

6. Ruang Sendiri

Ruang Sendiri masih berkisah tentang cinta. Kini, Tulus menuturkan keinginan untuk memiliki ruang terpisah dari pasangannya lewat Ruang Sendiri, membayangkan apa jadinya jika masing-masing berada di ruang berbeda.

Tempo lagu ini cukup cepat dan nuansanya pun tidak terlalu melankolis. Namun aransemen lagu ini masih sangat khas Tulus, terutama bagian nada yang mengayun.

7. Monokrom

Lagu tersebut punya arti tersendiri untuk Tulus yang kini telah meraih kesuksesan di industri musik tanah air. Lagu ini berisikan ucapan terima kasih Tulus, karena banyak sekali orang yang sudah berbaik hati membentuknya. Tidak hanya jadi judul lagu, judul yang sama digunakan untuk nama albumnya, yang masih merepresentasikan makna lagunya.

Baca juga

Penyanyi yang Curhat Tentang Mantannya Lewat Lagu: Part II

Selebriti Yang Pernah Jadi Random Cameo di Video Klip Lagu (Part I)

Related Articles