5 Tips Presentasi Agar Lancar dan Profesional, Bekal Buat Ujian Skripsi Nih

Feb 10, 2018 by carmelw

Bagi mereka yang sekolah, kuliah, bekerja atau sedang menjalankan sebuah bisnis, tentu saja tidak asing dengan yang namanya presentasi. Pada umumnya presentasi bertujuan untuk menyampaikan informasi yang memiliki berbagai kepentingan, misalnya pengajuan kegiatan, perencanaan kerja, memperkenalkan sebuah produk, dan hal-hal penting lainnya kepada pihak lain, baik di dalam maupun di luar perusahaan.

Tidak semua orang cukup percaya diri dalam melakukan presentasi. Jika dibandingkan dengan membacakan pidato di forum resmi, presentasi lebih membutuhkan keterampilan berbicara agar penonton dapat menangkap lalu memahami dengan baik materi presentasi yang disampaikan. Hal ini biasanya terkait dengan penguasaan materi, teknik penyampaian presentasi, dan bagaimana cara berkomunikasi dengan penonton.

Meskipun terlihat nggak mudah, tapi nggak perlu panik duluan, Girls. Kali ini Miignon akan berbagi tips presentasi yang akan membuatmu tampak profesional dan dijamin nggak akan bikin boring penonton yang ada di hadapanmu. Simak terus yuk.

5 Tips Presentasi Kamu Bisa Berjalan Lancar

 

1.) Tampilkan presentasi semenarik mungkin

Tips presentasi yang pertama ini seringkali nggak dikuasai. Padahal hal ini penting. Tiga puluh detik pertama kamu menyampaikan presentasi adalah hal yang penting, yang membuat audience-mu bakal bertahan atau justru pergi. 

Salah satu cara menarik yang sering dipakai saat presentasi adalah mengemasnya dalam sebuah cerita sebagai pembukaan awal presentasi. Tentu saja cerita yang disampaikan harus disesuaikan dengan materi yang ada dan diambil berdasarkan pengalaman pribadi atau kisah inspiratif orang lain.

Dengan bercerita, selain pemateri dapat membangun emosi dengan penonton dari awal tentu saja harapannya dapat mempengaruhi pikiran mereka sehingga menghasilkan respon positif yang diharapkan.

2.) Tips presentasi penting: kuasai materi dengan baik

Salah satu poin penting untuk menampilkan presentasi secara profesional tentu saja berhubungan dengan penguasaan materi. Dengan menguasai materi yang telah dipersiapkan sebelumnya, akan menghindarkan diri dari godaan untuk terus membaca tulisan dari slide yang ditampilkan.

Slide sebaiknya hanya berisi data spesifik yang diperlukan untuk mendukung presentasi, bukan sebagai pengingat poin-poin apa yang harus kita sampaikan. Selain akan membuat penonton menjadi bosan, tentu saja akan membuat kita  seakan-akan tidak siap untuk menyampaikan materi presentasi. Pemateri yang baik sebaiknya dapat mengarahkan penonton untuk fokus kepada dirinya bukan kepada layar di belakangnya.

Baca Juga: Cek Dulu, Ternyata Ini Lho Karir Sesuai Zodiak Yang Cocok Denganmu

3.) Jangan berbelit-belit dalam menyampaikan inti materi presentasi

Pastikan penonton bisa mendapatkan inti materi dalam waktu yang singkat. Penyampaian materi yang terlalu berbelit-belit akan dapat membuat penonton bosan dan cenderung akan mengabaikan presentasi yang kita sampaikan, meskipun ide yang disampaikan mungkin saja menarik.

4.) Perhatikan teknik vokal dalam penyampaian materi

Seringkali kita mengabaikan suara yang menjadi kekuatan utama dari sebuah presentasi. Suara akan sangat mempengaruhi menarik atau tidaknya penampilan seorang pemateri. Gunakan teknik vokal yang baik misalnya menggunakan intonasi yang jelas, kecepatan suara yang teratur, volume yang sesuai, serta nada dan kedalaman suara yang disesuaikan dengan pokok materi yang disampaikan.

5.) Gunakan gambar-gambar untuk menarik perhatian

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa saat konsentrasi penonton menurun hingga tinggal 10% dalam ruang presentasi, penyampaian informasi yang disertai gambar akan membuat presentasi terlihat lebih menarik dan meningkatkan konsentrasi mereka meningkat  menjadi 65%. Nggak ada salahnya juga kamu menggunakan grafis, emoji, dan bahkan animasi gif yang sesuai dan dapat mendukung presentasimu.

Dengan mempraktekkan tips presentasi di atas, tidak hanya dapat membuat penonton terkesan, tetapi sekaligus dapat membuat mereka mengingat materi yang kamu sampaikan. Nggak terlalu susah untuk dipraktekkan bukan?

Baca Juga: Hati-Hati, Modus Penipuan Berkedok Lowongan Pekerjaan. Ini Ciri-Cirinya

Related Articles