5 Hal Penting Yang Harus Diketahui Sebelum Menggunakan Pembersih Kewanitaan

Jun 14, 2017 by carmelw

Kanker serviks saat ini menjadi momok yang mematikan bagi wanita di seluruh dunia. Selain pengobatan, tentunya semua wanita harus mengetahui cara perawatan organ intim untuk mencegah agar tidak terkena kanker yang menyerang leher rahim ini.

Miss V adalah salah satu daerah sensitif wanita yang sangat penting diperhatikan kebersihannya karena berhubungan dengan organ reproduksi. Untuk membersihkannya terkadang, kita para wanita merasa kurang puas jika tanpa menggunakan produk pembersih kewanitaan yang kini dijual bebas dalam berbagai bentuk dan kemasan baik berupa liquid maupun gel.

Ada hal yang sebaiknya kamu tahu Girls, bahwa tidak semua pembersih kewanitaan aman untuk digunakan, karena dapat menyebabkan perubahan kondisi asam basa dan flora normal vagina serta juga dapat memengaruhi kondisi kesehatan organ kewanitaanmu. Sebenarnya untuk membersihkan Miss V hanya perlu menggunakan air hangat tanpa sabun atau produk lainnya, karena organ intim kita memiliki telah pembersih alami tersendiri. Tapi buat kamu yang memang merasa membutuhkannya, berikut beberapa hal yang harus kamu perhatikan sebelum memutuskan untuk memilih salah satu produk tersebut.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menggunakan Pembersih Kewanitaan

Hindari aroma kuat

Banyak yang beranggapan bahwa aroma harum dan kuat akan membuat Miss V menjadi bersih dan segar. Anggapan yang sebenarnya kurang tepat, sebab produk kewanitaan yang berbau harum dan tajam sebenarnya  tidak direkomendasikan. Cairan pembersih yang aromanya terlalu tajam justru mengandung zat kimia yang kuat yang dapat menimbulkan alergi dan iritasi.  Pilihlah produk yang aromanya lembut, atau bahkan tidak mengandung pewangi.

Cek kandungan asam laktat

Asam laktat telah lama digunakan sebagau salah satu jenis pembersih yang sangat baik untuk area Miss V. Selain untuk membersihkan, asam laktat berfungsi untuk mempertahankan keseimbangan pH di sekitar vagina. Produk dengan kadar pH 3-4,5 diketahui aman untuk digunakan membersihkan organ intim, sebab kondisi pH yang seimbang  dapat mencegah pertumbuhan bakteri di sekitar area vagina. Karena itulah penting untuk mengecek tingkat keasaman sebelum membeli produk pembersih organ kewanitaan.

Mengandung gliserin

mengandung gliserin - pembersih kewanitaan pic
Sumber: sg.theasianparents.com

Kalau kamu memiliki kulit kering di sekitar Miss V, pilihlah produk pembersih yang mengandung gliserin. Gliserin  dikenal sebagai zat humektan sangat penting untuk menjaga kelembaban dan menghidrasi vagina dengan baik, sehingga terhindar dari kekeringan. Selain itu periksa pula adanya kandungan kaprilat atau kaprat gliserida pada produk pembersih yang  juga berfungsi untuk melembabkan kulit, hanya saja bedanya kaprilat sifat higroskopis yang menarik kelembaban ke kulit. Karena sifat keduanya inilah disarankan untuk memilih produk pembersih yang mengandung gliserin dan kaprilat sekaligus.

Cek kandungan sodium lauryl sulphate

sodium lauryl sulphate img
Sumber: care2.com

Selain beberapa parameter di atas, periksa pula kandungan sodium lauryl sulfate yang biasanya ditemukan pada produk sabun dan shampo. Zat pembersih ini sangat efektif membersihkan bakteri yang menyebabkan infeksi serta membantu menhilangkan kotoran yang ada di sekitar Miss V. Meskipun demikian, pastikan kandungan sodium lauryl sulfate hanya ada dalam jumlah kecil, sebab jika digunakan terlalu sering, bisa memicu iritasi dan gatal di kulit. Untuk itu gunakan seperlunya saja, tidak perlu setiap hari.

Anti Alergi

Asistencia-Farmacias-Dispensacion-Medicamentos-730x487
Sumber: saludiario.com

Pilihlah produk yang mengandung ahypoallergenic yaitu formula yang dapat mengurangi alergi kulit, yang tentu saja tetap harus diperhatikan tingkat keasamannya. 

Selain memperhatikan hal-hal diatas, penting untuk diketahui bahwa penggunaan produk pembersih kewanitaan sebaiknya digunakan sesekali saja. Tidak perlu rutin setiap hari dan digunakan hanya untuk area luar vagina. Hindari penggunaan hingga memasukkan ke dalam vagina, sebab sebenarnya membersihkan vagina cukup dengan menjaga agar tidak lembab agar tidak terinfeksi jamur dan bakteri. Bersihkan area vagina dari arah depan ke belakang untuk menghindari kuman masuk dari anus menuju vagina.

Related Articles