4 Aturan yang Jangan Disepelekan Saat Melamar Kerja di Start-Up

by :

Melamar kerja di perusahaan berjenis start-up memang tantangan tersendiri. Meski saat kamu diterima nanti, flow kerja yang akan didapatkan akan sangat menyenangkan dan fleksibel.

Tantangan di sini bukan berarti akan menyulitkan prosesmu dalam melamar kerja. Justru, kali ini kamu akan Miignon berikan beberapa tips melamar kerja di start-up supaya kemungkinanmu diterima lebih besar lagi. Tenang, gampang banget kok dipraktikkan!

 

Aturan yang jangan di sepelakan saat melamar kerja versi Miignon

Buatlah CV dan surat lamaran sekreatif mungkin, jangan datar-datar saja!

https://studio.envato.com/explore/stationery-design/3798-creative-curriculum-vitae-resume-design

Berbeda dengan perusahaan pada umumnya, pekerja di start-up kebanyakan adalah anak-anak muda dengan passion-nya masing-masing. Hal inilah yang mengharuskanmu mengkreasikan bentuk CV dan surat lamaran kerja sekeatif mungkin supaya menarik perhatian HRD saat kamu melamar kerja.

Bila perlu, taruhlah foto terbaikmu di sana dan tambahkan beberapa warna sehingga tampilan CV-mu lebih atraktif. Toh, sekarang sudah banyak kok aplikasi pembuat CV dan surat lamaran kerja yang keren dan gratis, misalnya canva.com.

Berusahalah untuk open mind dan tampak berwawasan saat wawancara!

melamar kerja perusahaan img
https://unsplash.com/photos/AkftcHujUmk

Tanpa menghilangkan sopan santun, kamu perlu bersikap open mind dan aktif saat wawancara di start-up. Bahkan, ada banyak start-up yang lebih menyukai pribadi cerewet alias banyak bicara di banding mereka yang pendiam. Nah, di sini adalah kesempatanmu untuk mengeksplor diri lebih baik lagi, terlebih jika keinginanmu bekerja di start-up begitu menggebu.

Jangan malu atau malah banyak diam, ini akan membuat ilfeel HRD!

Jika nggak ada perintah untuk memakai pakaian formal, usahakan kenakan pakaian yang kasual tanpa mengesankan santai berlebihan

melamar kerja menyenangkan img
https://unsplash.com/photos/O3yJ7mH2-5M

Bukannya nggak sopan, memakai pakaian kasual saat melamar kerja dan wawancara di start-up lebih dianjurkan karena ‘budayanya’ memang seperti ini. Kamu nggak perlu kok mengenakan setelan jas atau blazer, cukup kemeja dan celana panjang yang rapi serta padu padan warna yang nggak begitu mencolok. Jangan salah, ini penting banget!

Perlu kamu tahu, start-up hanya menerima orang-orang yang mau diajak kreatif bersama di tengah kemajuan zaman. So, jangan malas!

melamar kerja perusahaan start-up img
unsplash.com

Nggak peduli seperti apapun latar belakangmu, pihak HRD start-up biasanya lebih memprioritaskan orang-orang yang ‘liar’ dan berpikiran terbuka. Bukannya kamu nggak boleh punya idealisme, tapi berusahalah membaur dan mau diajak kreatif bersama demi kekompakan tim.

Siapa di sini yang ingin atau sedang kerja di start-up? Share yuk pengalaman kalian!