3 Tipe Cinta Yang Dirasakan Manusia, Kamu Yang Mana?

Mar 07, 2018 by carmelw

Sebagai individu yang sekaligus berperan sebagai makhluk sosial, setiap manusia dikaruniai sebuah perasaan yang kerapkali disebut dengan cinta. Cinta bisa dibilang sebuah ungkapan emosi yang lahir secara otomatis dalam diri manusia dan mewarisi berbagai sifat yang menggambarkan semua kebaikan, perasaan kasih sayang, empati, perhatian, rasa ingin memiliki, serta apapun yang ditujukan kepada orang atau objek lain di luar dirinya.

Ada berbagai macam variasi dan tipe cinta yang ditafsirkan oleh manusia. Sebagian orang menganggap cinta sebagai bagian dari aktivitas kasih sayang, bahkan ada yang mengaitkan cinta semata-mata pada hubungan seks semata.

3 Tipe Cinta Yang Dirasakan Manusia

 

Cinta platonis

pacaran photo
Sumber: pexels.com

Ide cinta platonis diambil dari naskah salah satu filsuf Yunani kuno, Plato yang berjudul Symposium. Plato mendefinisikan cinta platonis yang dalam bahasa aslinya disebut amor platonicus ini sebagai pertalian kasih sayang di antara seorang pria dan wanita yang bersumber dari segala kebaikan dengan mengesampingan unsur-unsur ketertarikan secara seksual sedikitpun.

Tipe cinta ini umumnya muncul dalam hubungan persahabatan di antara dua lawan jenis yang berbeda, yaitu pria dan wanita. Tipe cinta jenis ini dianggap memiliki tingkat keikhlasan dan pengorbanan yang tinggi. Dan mereka lebih mengandalkan kedekatan hati  satu sama lain sehingga seringkali dianggap suatu bentuk cinta yang ideal.

Memang terkadang masih muncul rasa ketergantungan di antara dua orang yang terlibat dalam cinta platonik ini. Tetapi mereka selalu berhasil mengesampingkan perasaan egois yang ada dalam dirinya. Serta tidak akan pernah menuntut adanya hubungan romantis yang mengarah pada kebersamaan apalagi keinginan untuk saling memiliki.

Baca Juga: Bedanya Suka, Cinta dan Sayang Ini Harus Kamu Tahu!

Passionate love

tipe cinta antara manusia pic
Sumber: pexels.com

Pernahkah kamu merasakan cinta yang penuh kegembiraan, semangat, gairah, yang seakan-akan membuatmu terbius dalam perasaan yang menggebu? Kalau iya, berarti kamu sedang mengalami apa yang disebut dengan passionate love.

Pada dasarnya, passionate love adalah satu bentuk cinta yang mampu membuat seseorang merasa mabuk kepayang terutama saat bertemu dengan seseorang yang diyakini akan menjadi pasangannya.

Tipe cinta jenis ini seringkali melibatkan emosi dan khayalan sehingga mampu membuat seseorang melakukan apapun. Bahkan menerjang badai untuk melewati segala halangan yang dianggap akan merintangi cintanya.

Sayangnya, passionate love mudah luntur seiring dengan berjalannya waktu karena kedua insan yang terlibat di dalamnya seringkali tidak dapat menerima potensi ketidakcocokan serta kekurangan yang terjadi satu sama lain.

Manipulate love

tipe cinta manusia img
Sumber: pexels.com

Dari semua tipe cinta, cinta jenis ini termasuk yang dapat melukai perasaan satu sama lain. Manipulate love atau cinta yang memanipulasi tumbuh dari perasaan egois yang melihat cinta dari sudut pandang, kepentingan, harapan, dan bahkan ambisi seseorang kepada orang yang dicintainya. Cinta yang memanipulasi akhirnya berujung pada penderitaan orang lain yang seringkali merasa hidupnya dikendalikan dan dikekang atas nama cinta.

Fenomena manipulasi cinta ini tanpa sadar sering terjadi pada lingkungan sekitar, bahkan mungkin oleh kita sendiri. Manipulasi cinta muncul karena adanya perasaaan tidak percaya dan takut dikecewakan orang yang dicintainya. Misalnya orang tua yang sering mengekang kebebasan anak melebihi kewajaran, istri yang terlalu membatasi ruang gerak suami, suami yang terlalu menguasai kehidupan istri, dan lain sebagainya.

Tanpa disadari, rasa cinta yang harusnya berarti saling memberi dan menerima satu sama lain akhirnya menjadi malapetaka besar dalam sebuah hubungan. Dan membuat hubungan itu sendiri menjadi tidak sehat bahkan bisa menimbulkan rasa amarah, benci, bahkan dendam.

Baca Juga: Hal-Hal Terlarang Untuk Dilakukan Saat Sedang Jatuh Cinta

Itulah ke-tiga macam tipe cinta berdasarkan cara pengungkapannya. Meski berbeda-beda, namun yang pasti perasaan cinta sebaiknya dapat dinikmati dan dirasakan secara sederhana dan seimbang di antara ke-dua belah pihak yang terlibat dalam sebuah relasi percintaan, apapun bentuknya itu.

 

Related Articles